Pemerintah dan Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

AKURAT. CO SUMSEL - PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026.
VP Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora mengatakan, kepastian tersebut tetap berlaku di tengah dinamika sejumlah parameter pembentuk harga BBM.
Yakni harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami fluktuasi.
Baca Juga: 6 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Besok Siang Sampai Malam, Cek Wilayah Mana Saja
Kebijakan ini sejalan dengan Pemerintah di mana sebelumnya telah memastikan harga BBM subsidi tidak mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026.
Kebijakan tersebut juga merupakan bagian dari upaya Pemerintah menjaga stabilitas harga energi dan daya beli masyarakat di tengah dinamika harga energi global.
Sementara itu, untuk harga BBM Jenis BBM Umum (JBU) atau BBM nonsubsidi, harganya mengikuti formula yang telah ditetapkan Pemerintah.
Baca Juga: Tamu Hotel Nonbintang di Sumsel Cenderung Menginap Singkat, Rata-rata Tak Sampai 2 Hari
Penetapan harga JBU dilakukan dengan mengacu pada formula dan ketentuan yang berlaku.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memantau perkembangan harga minyak dunia yang masih bergejolak.
Bahlil menyampaikan, keputusan mempertahankan harga BBM subsidi bukan langkah yang ringan bagi pemerintah.
Baca Juga: Sumsel United Hadapi PSMS di Laga Perdana, Skuad Muda Laskar Juaro Diuji
Pasalnya, ketika harga minyak dunia meningkat, beban subsidi yang harus ditanggung negara berpotensi ikut bertambah.
Meski demikian, Bahlil mengatakan Presiden Prabowo memandang perlindungan daya beli masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan harga BBM subsidi.
Daftar Harga BBM Pertamina 14 September 2026
Baca Juga: Karhutla Sumsel Muncul Serentak, Petugas Temukan Pola Kebakaran yang Tak Biasa
Harga BBM Pertamin saat ini masih mengikuti patokan pada awal September 2026, berikut rinciannya:
Pertalite: Rp10.000 per liter (tetap)
Biosolar: Rp6.800 per liter (tetap)
Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter (tetap)
Baca Juga: Pasutri di Palembang Ditangkap, Diduga Kunci Korban di Kamar Mandi lalu Gondol 3 HP
Pertamax Green 95 (RON 95): Rp19.150 per liter (naik)
Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.600 per liter (naik)
Dexlite (CN 51): Rp23.700 per liter (naik)
Pertamina Dex (CN 53): Rp25.200 per liter (naik).
Baca Juga: Dinkes Sumsel Waspadai Lonjakan Dengue, Kasus Diprediksi Naik Oktober-Januari
Sebagai catatan, harga BBM Pertamina di setiap daerah berbeda bergantung dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan oleh masing-masing pemerintah daerah serta biaya pengangkutan atau distribusi ke wilayah konsumen. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 3Dokter Muda di Palembang Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Mertua, Leher Dicekik hingga HP Dibanting
- 4Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 6Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 7PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2,5 Jam Siang Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 85 Drakor Rating Tertinggi Oktober 2026, Doctor X Tembus 18,5 Persen
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







