Sumsel

4 Fakta Gempa Bogor 4,1 SR, 16 Rumah dan 1 Sekolah Dilaporkan Rusak

St Shofia Munawaroh | 11 April 2025, 09:05 WIB
4 Fakta Gempa Bogor 4,1 SR, 16 Rumah dan 1 Sekolah Dilaporkan Rusak

AKURAT. CO SUMSEL - Gempa berkekuatan 4,1 Skala Richter mengguncang Bogor pada Kamis 10 April 2025 pukul 22.16 WIB.

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di Kota Bogor dengan kedalaman 5 kilometer.

Selain di kota Bogor, gempa juga dirasakan di wilayah kabupaten Bogor dan kota Depok. 

Baca Juga: 4 Film Indonesia Tayang di Netflix April 2025, dari Drama Keluarga Sampai Horor Urban Legend

Penyebab gempa Bogor

BMKG mengatakan jika gempa yang mengguncang wilayah kota Bogor pada kamis malam termasuk gempa bumi dangkal.

Gempa ini terjadi akibat adanya aktivitas sesar aktif. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel 11 April 2025, Hujan dari Pagi Sampai Malam di Sejumlah Wilayah

Data kerusakan 

Tagana Kota Bogor menyampaikan data sementara kerusakan akibat gempa yang terjadi pada Kamis 10 April 2025 malam.

Menurut laporan, setidaknya ada 17 bangunan rusak akibat gempa tersebut.

Baca Juga: Ekspor Industri dan Tambang Sumsel Melesat, Tiongkok Jadi Tujuan Utama

16 diantaranya bangunan rumah dan satu bangunan sekolah.

Kerusakan terjadi pada atap, keretakan dinding hingga bangunan ambruk. 

5 gempa guncang Bogor pada Kamis 10 April 2025

Baca Juga: Bos Tambang Ilegal di Muara Enim Dihukum 4 Tahun Penjara dan Denda Rp50 Miliar

Berdasarkan data BMKG, ada lima gempa berkekuatan rendah mengguncang Bogor pada Kamis 10 April 2025.

- Pukul 16.32, gempa 2,9 SR. Titik kedalaman 8 km

- Pukul 19.51, gempa 1,7 SR. Titik kedalaman 10 km

Baca Juga: Bulog Genjot Penyerapan Gabah di Sumsel Babel, Target Tinggi di Tengah Panen Raya

- Pukul 22.16, gempa 4,1 SR. Titik kedalaman 5 km

- Pukul 23.14, gempa 1,7 SR. Titik kedalaman 6 km

Baca Juga: Pemprov Sumsel Kucurkan Rp7,5 Miliar untuk Perbaikan Jalan Lettu Karim Kadir Gandus, Gunakan Fondasi Pile Slab

- Pukul 23.16, gempa 1,9 SR. Titik kedalaman 13 km

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.