Sumsel

4 Alasan Kenapa Sering Nervous, Nomor 3 Paling Sering Tak Disadari!

Maman Suparman | 22 Oktober 2025, 10:55 WIB
4 Alasan Kenapa Sering Nervous, Nomor 3 Paling Sering Tak Disadari!

AKURAT.CO SUMSEL Pernah merasa gugup tanpa alasan jelas? Tangan berkeringat, jantung berdebar, atau pikiran tiba-tiba kosong saat berbicara di depan orang lain?

Kondisi ini dikenal dengan istilah nervous atau rasa gugup yang berlebihan, dan ternyata bisa disebabkan oleh berbagai faktor psikologis maupun fisik.

Berikut empat alasan utama kenapa seseorang bisa sering merasa nervous:

1. Terlalu Banyak Memikirkan Penilaian Orang Lain

Salah satu penyebab paling umum dari rasa gugup adalah overthinking terhadap pendapat orang lain.

Ketika seseorang terlalu fokus pada bagaimana orang lain akan menilai dirinya, otak memproduksi hormon stres berlebih seperti kortisol dan adrenalin, yang membuat tubuh bereaksi cemas.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Aries Hari Ini: Saatnya Ambil Kendali dan Wujudkan Rencana Besar

Ahli psikologi menyarankan agar kamu lebih fokus pada proses, bukan hasil. Semakin kamu menerima diri apa adanya, rasa gugup akan berangsur berkurang.

2. Kurang Persiapan atau Latihan

Nervous sering kali muncul karena minimnya persiapan, terutama saat menghadapi situasi penting seperti presentasi, wawancara kerja, atau ujian.

Rasa tidak siap membuat otak mengirim sinyal bahaya, sehingga memicu respon gugup.

Cara mengatasinya cukup sederhana latihan berulang dan simulasi situasi nyata dapat meningkatkan kepercayaan diri dan menekan rasa cemas.

3. Gangguan Kecemasan Sosial (Social Anxiety)

Bagi sebagian orang, gugup bukan sekadar perasaan sementara, melainkan bagian dari gangguan kecemasan sosial. Kondisi ini membuat seseorang merasa takut berlebihan saat harus berinteraksi atau tampil di depan publik.

Jika nervous terus muncul bahkan dalam situasi ringan, disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog agar mendapatkan penanganan yang tepat.

4. Kelelahan dan Pola Hidup Tidak Seimbang

Kurang tidur, konsumsi kafein berlebihan, dan stres kronis dapat meningkatkan sensitivitas sistem saraf. Tubuh jadi lebih mudah panik dan sulit mengontrol detak jantung.

Untuk itu, jaga pola tidur, perbanyak air putih, dan kurangi kafein agar tubuh tetap stabil dan pikiran lebih tenang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia