Diduga Jadi Korban Modus Ganjal ATM, Uang Rp17 Juta Milik PNS di Palembang Dikuras

AKURAT.CO SUMSEL Niat mengambil uang tunai justru berujung petaka bagi seorang aparatur sipil negara (ASN) di Palembang.
Setelah kartu ATM miliknya tertelan mesin, uang sebesar Rp17 juta di rekeningnya justru raib. Korban menduga menjadi sasaran pelaku kejahatan dengan modus ganjal ATM.
Korban berinisial YL (42), warga Kecamatan Sukarami, melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Kamis (30/7/2026), dengan harapan pelaku segera ditangkap.
Peristiwa bermula pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di sebuah mesin ATM Bank Sumsel Babel di kawasan Jalan TPA Sukawinatan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami.
Saat itu, suami korban hendak melakukan penarikan uang tunai menggunakan kartu ATM milik YL. Namun, sesaat setelah kartu dimasukkan ke dalam mesin, kartu tersebut tiba-tiba tertelan dan tidak bisa dikeluarkan kembali.
Baca Juga: Gegara Teguran Soal Cucu Sekolah Online, Pria di Palembang Dilaporkan Ibu Kandungnya
"Suami saya mau mengambil uang. Tapi setelah kartu dimasukkan, tiba-tiba kartu tertelan mesin dan tidak bisa keluar lagi," ujar YL saat membuat laporan.
Karena mengira kartu mengalami gangguan pada mesin ATM, suami korban memutuskan pulang dan berencana mengurus kartu tersebut langsung ke bank.
Dua pekan kemudian, tepatnya pada Rabu (29/7/2026), YL mendatangi kantor Bank Sumsel Babel untuk mengurus pembuatan kartu ATM baru sekaligus menarik uang yang tersimpan di rekeningnya.
Namun, hasil pengecekan pihak bank justru membuatnya terkejut. Saldo di rekeningnya telah berkurang drastis karena adanya sejumlah transaksi penarikan tunai yang tidak pernah dilakukan.
"Saya kaget saat diberitahu pihak bank kalau sudah ada beberapa kali transaksi penarikan. Total uang yang hilang mencapai Rp17 juta," katanya.
Korban menegaskan tidak pernah melakukan transaksi tersebut maupun memberikan kartu ATM atau data rekening kepada orang lain.
Merasa menjadi korban tindak kejahatan, YL akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Palembang agar pelaku dapat segera diungkap.
Sementara itu, petugas piket SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Aditya Ammar Saputra, membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban.
"Laporan sudah kami terima dan akan ditindaklanjuti oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BMKG Prediksi 12 Daerah Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Cek Daftar Wilayahnya
- 2Cek Bansos Kemensos September 2026, BPNT Rp600 000 Siap Cair
- 3Ramai Isu Gempa Megathrust Ancam Indonesia, Apa Saja yang Harus Disiapkan?
- 47 Daerah Sumsel Berstatus Awas Kekeringan, Palembang dan Prabumulih Siaga
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini yang Diprediksi Bersedih, Ada yang Sulit Melupakan Masa Lalu
- 6Harga iPhone Lama Usai iPhone 18 Pro Meluncur, Naik hingga Rp3 Jutaan per Produk
- 7Profil dan Rekam Jejak Suahazil Nazara, Menteri Keuangan Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa
- 8PLN Jadwalkan Pemeliharaan Listrik di Palembang, Cek Wilayah dan Jamnya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









