Bocah 13 Tahun di Palembang Kena Bacok Celurit Diduga Saat Tawuran, Ibu Korban Lapor Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Aksi kekerasan jalanan yang diduga dipicu oleh tawuran kembali memakan korban jiwa di Kota Palembang. Seorang remaja berinisial AAA (13) terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah menderita luka bacok serius di bagian kepala akibat serangan senjata tajam jenis celurit.
Tak terima atas musibah yang menimpa buah hatinya, sang ibu, Jellyani (36), resmi melaporkan insiden berdarah tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Sabtu (7/2/2026).
Berdasarkan keterangan pelapor, peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan Panca Usaha, tepatnya di sekitar SMKN 8 Palembang, Kelurahan 5 Ulu, Sabtu (7/2/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Jellyani mengaku pertama kali mengetahui kondisi anaknya setelah mendapatkan kabar dari rekan-rekan korban.
"Teman anak saya memberi tahu kalau dia sudah di rumah sakit dengan kondisi kepala luka parah," tutur Jellyani saat memberikan laporan di Mapolrestabes Palembang.
Mendengar kabar tersebut, Jellyani bergegas menuju RSUD Palembang BARI dan menemukan anaknya sedang mendapatkan perawatan darurat di ruang IGD.
Baca Juga: Duel Lawan Buaya, Lansia di Sematang Borang Palembang Selamat Usai Pukul Predator Pakai Gayung
Berdasarkan pengakuan AAA kepada ibunya, serangan tersebut dilakukan oleh sekelompok orang saat terjadi aksi tawuran di lokasi kejadian.
Kondisi luka yang cukup dalam pada bagian kepala serta beberapa luka lecet di tangan membuat pihak rumah sakit merujuk AAA ke RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang. Korban dilaporkan harus menjalani tindakan operasi karena pendarahan yang serius.
"Anak saya bilang dibacok pakai celurit. Teman-temannya sempat berusaha menolong dengan membalut lukanya menggunakan baju sebelum dibawa ke rumah sakit. Sebagai orang tua, saya hanya ingin para pelaku segera ditangkap," harap Jellyani.
Pihak kepolisian telah mengonfirmasi diterimanya laporan mengenai dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur tersebut. Ka SPKT Polrestabes Palembang, melalui Ipda Tamia Ramadhany, menyatakan bahwa berkas laporan telah diterima dan segera diproses.
"Laporan sudah kami terima secara resmi. Langkah selanjutnya, kasus ini akan diteruskan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih mendalam dan pengejaran terhadap para pelaku," tegas Ipda Tamia. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2BMKG Ungkap Penyebab Hujan di Palembang Hari Ini
- 3Harga Emas Perhiasan Palembang Bergerak Naik Hari Ini, Tertinggi Rp13,9 Juta per Suku
- 45 Zodiak dengan Ramalan Menarik Akhir Pekan Ini, Cek Peruntunganmu
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 65 Ramalan Zodiak Senin 26 Oktober 2026, Cek Peruntungan Cinta hingga Karier
- 7Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 8Palembang Diguyur, Warga Bersyukur di Tengah Kabut Asap
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








