Sumsel

12 Titik Genangan Jadi Prioritas, Pemkot Palembang Periksa Kesiapan Hadapi Musim Hujan

Kurnia | 26 Oktober 2026, 18:15 WIB
12 Titik Genangan Jadi Prioritas, Pemkot Palembang Periksa Kesiapan Hadapi Musim Hujan
12 Titik Genangan Jadi Prioritas, Pemkot Palembang Periksa Kesiapan Hadapi Musim Hujan

AKURAT.CO SUMSEL Hujan yang mulai mengguyur Kota Palembang setelah berbulan-bulan menghadapi kemarau dan kabut asap membawa harapan bagi masyarakat.

Namun, di balik membaiknya kondisi cuaca, Pemerintah Kota Palembang kini mempercepat persiapan untuk menghadapi potensi banjir saat musim hujan.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi genangan. Fokus penanganan meliputi 12 titik genangan di jalan protokol serta pemeliharaan 114 anak sungai di kawasan permukiman.

Dewa meminta jajaran PUPR bersama para asisten turun langsung ke lapangan untuk memastikan rencana penanganan berjalan sesuai kebutuhan. Menurutnya, laporan dan paparan program harus diikuti pemeriksaan kondisi nyata di lokasi.

“Kalau bahasa saya itu paparannya sudah, dan di lapangan harus dicek betul,” kata Dewa, Senin (26/10/2026).

Ia mengungkapkan, dari hasil pengecekan sebelumnya masih ditemukan anak sungai yang belum dibersihkan. Sedimen yang mengendap di sejumlah saluran juga belum diangkat sehingga perlu segera ditindaklanjuti.

“Karena kemarin temuan saya ada yang belum dibersihkan, sedimen belum diangkat. Saya sudah minta Pak Asisten II memastikan itu diangkat,” ujarnya.

Pembersihan anak sungai dan pengangkatan sedimen dinilai penting untuk membantu kelancaran aliran air, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Pemkot berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan sebelum curah hujan meningkat.

“Mudah-mudahan ketika masuk musim hujan, ini sudah clear semua sehingga tidak ada masalah lagi dan genangan banjir sudah bisa kita atasi,” kata Dewa.

Baca Juga: Sekda Palembang Minta BUMD Lebih Profesional, Perumda Tirta Musi Setor Dividen Rp53,4 Miliar

Selain pemeliharaan anak sungai, sejumlah ruas jalan yang kerap mengalami genangan juga menjadi perhatian pemerintah kota. Berdasarkan catatan Bisnis, terdapat 11 titik prioritas penanganan banjir yang dinilai mengganggu aktivitas dan lalu lintas masyarakat.

Lokasi tersebut meliputi Jalan Demang Lebar Daun, termasuk Simpang Polda, UIGM, dan sekitar RS Siti Khodijah; Jalan Basuki Rahmat; serta Jalan Kolonel H. Burlian, termasuk kawasan Pasar KM 5, Siti Fatimah, Damri, dan Cekungan DA.

Titik lainnya berada di Jalan Mayor Ruslan kawasan Kolam IBA dan Bay Salim, Jalan Kapten A. Rivai di Simpang Lima, Kambang Iwak Besar, Jalan Asrama Haji, serta Jalan R.A. Rozak di kawasan Kumbang dan sekitarnya.

Penanganan di titik-titik tersebut diharapkan dapat mengurangi genangan yang berpotensi menghambat perjalanan warga ketika musim hujan berlangsung.

Di tengah persiapan menghadapi banjir, persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palembang juga belum sepenuhnya selesai.

Dewa mengatakan, data pemantauan kualitas udara dari BPBD Kota Palembang dan BPBD Provinsi Sumatera Selatan masih menunjukkan kondisi yang perlu diwaspadai.

Ia menyebut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai pihak yang dapat menjelaskan lebih lanjut penyebab akumulasi asap di wilayah Palembang.

“Namun, tentu yang mengetahui persis alasan akumulasi asap di Palembang ini dari BMKG,” imbuhnya.

Dewa pun mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan. Warga diminta memperhatikan kondisi udara dan menggunakan masker apabila diperlukan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia