Sumsel

Warga Palembang Geger, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Tiga Hari di Dalam Rumah

Maman Suparman | 23 Oktober 2025, 15:12 WIB
Warga Palembang Geger, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Tiga Hari di Dalam Rumah

AKURAT.CO SUMSEL Warga Jalan Kebun Bunga, Komplek Pondok Mekarsari, Kecamatan Sukarami, Palembang, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria paruh baya di dalam rumahnya sendiri, Kamis (23/10/2025) pagi.

Korban diketahui bernama Tomi Pohan Al Alay (56), yang sudah meninggal dunia sejak tiga hari lalu tanpa diketahui tetangga. Tomi diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut.

Penemuan ini bermula dari kecurigaan Deddy Hermawanto (55), tetangga korban, yang melihat rumah korban dalam keadaan terkunci selama beberapa hari. Ia juga memperhatikan lampu rumah yang tak pernah dimatikan serta jemuran pakaian yang tidak diangkat.

“Sudah beberapa hari lampu rumahnya menyala terus, jemuran juga nggak diambil-ambil. Akhirnya saya curiga,” ujar Deddy kepada polisi yang datang ke lokasi.

Merasa ada yang tidak beres, Deddy bersama ketua RT dan warga sekitar mencoba mengecek keadaan di dalam rumah melalui jendela yang sedikit terbuka.

Baca Juga: BPKN Bakal Panggil Dirut Aqua Buntut Temuan Dugaan Sumber Air Produksi dari Sumur Bor

Saat itulah mereka melihat korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Kami langsung panik, terus lapor ke RT dan ke bhabinkamtibmas setempat,” tambahnya.

Kapolsek Sukarami Kompol Alex, didampingi Pamapta II Ipda Ammar, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Polisi segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi-saksi.

“Korban diketahui bernama Tomi, meninggal dunia diduga karena sakit. Dari hasil pemeriksaan awal, korban sudah meninggal sekitar tiga hari,” jelas Kompol Alex.

Dugaan sementara, Tomi meninggal akibat penyakit asam urat dan asam lambung yang dideritanya. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Jasad korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi kini masih berupaya mencari keluarga korban.

“Kami mengimbau keluarga korban segera datang ke RS Bhayangkara Palembang untuk keperluan identifikasi dan pemulasaran,” pungkas Kapolsek. (Deny Wahyudi)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia