Sumsel

Teriakan "Maling" Berujung Maut, Abdullah Tewas Dikeroyok Teman Sendiri di Palembang

Maman Suparman | 19 September 2025, 14:52 WIB
Teriakan "Maling" Berujung Maut, Abdullah Tewas Dikeroyok Teman Sendiri di Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Malam tragis menyelimuti Lorong Sepakat, Jalan Rasyid Sidik, Palembang.

Abdullah Ismail (35) meregang nyawa setelah dikeroyok tiga orang yang tak lain adalah teman dekatnya sendiri. Ironisnya, para pelaku sempat meneriakkan kata maling” untuk menutupi aksi brutal mereka.

Peristiwa berdarah ini terjadi pada Rabu (17/9/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. Abdullah yang masih hidup saat dievakuasi warga akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Rusdi, paman korban, mengungkapkan bahwa dari rekaman CCTV yang diperlihatkan kepolisian, terlihat jelas tiga orang pelaku mengeroyok Abdullah. Dua pelaku berinisial RK dan SN, yang dikenal keluarga sebagai teman lama korban.

“Dari CCTV terlihat ada tiga orang. Dua pelaku kami kenal, satunya lagi tidak. Mereka ini teman lama Abdullah, meski bukan warga kampung sini,” ujar Rusdi, Jumat (19/9/2025).

Baca Juga: Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 20 September 2025

Lebih mengejutkan, setelah melakukan pengeroyokan, pelaku justru meneriakkan bahwa Abdullah adalah maling. Teriakan itu membuat warga sekitar keluar rumah, namun tidak berani mendekat ketika korban berusaha meminta tolong.

“Korban sempat berteriak minta tolong setelah ditusuk, tapi tidak ada yang berani mendekat. Pelaku keburu menuduhnya maling,” jelas Rusdi.

Jenazah Abdullah kini telah dimakamkan di kampung halamannya, Desa Meranjat, Ogan Ilir. Sementara itu, polisi memastikan identitas para pelaku sudah dikantongi dan tengah dalam pengejaran.

“Pelaku hingga kini masih diburu. Identitas sudah kita kantongi,” tegas Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, didampingi Kapolsek SU I AKP Heri. (Deny Wahyudi)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia