Sumsel

Cemburu Buta, Adik Kejar Kakak Pakai Parang Gegara Pacarnya Berfoto dengan Bule

Maman Suparman | 19 Juni 2025, 16:03 WIB
Cemburu Buta, Adik Kejar Kakak Pakai Parang Gegara Pacarnya Berfoto dengan Bule

AKURAT.CO SUMSEL Kisah kelam perselisihan dalam rumah tangga kerap terjadi, namun kali ini yang mencuat adalah konflik antara kakak dan adik kandung sendiri, yang nyaris berakhir tragis di Palembang.

Seorang perempuan muda, Intan (31), melaporkan adik kandungnya berinisial SH ke Polrestabes Palembang karena pengancaman menggunakan senjata tajam.

Insiden itu terjadi di rumah mereka di Jalan May Zen, Kecamatan Kalidoni, Palembang, pada Rabu malam (18/6/2025), sekitar pukul 23.10 WIB.

Menurut keterangan Intan, awalnya tak ada masalah berarti dalam hubungan mereka. Namun malam itu, emosi SH meledak setelah mengetahui pacarnya berfoto bersama pria bule saat sedang liburan bersama Intan. Rasa cemburu disebut menjadi pemicu.

“Dia marah-marah, lalu langsung mecahkan lampu motor saya. Setelah itu ambil parang dan ngejar saya. Saya takut banget, langsung kabur,” ujar Intan, Kamis (19/6/2025).

Baca Juga: Polda Sumsel Musnahkan 11,7 Kg Sabu dan 1.317 Butir Ekstasi, Diduga Terkait Jaringan Besar

Tak ingin terjadi hal yang lebih buruk, Intan akhirnya memilih jalan hukum dengan melaporkan peristiwa itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Cekcok kecil yang dipicu kecemburuan berubah jadi aksi nekat. SH disebut mengejar kakaknya sendiri sambil membawa parang dengan niat membacok. Aksi ini terjadi di dalam rumah mereka sendiri, membuat Intan trauma.

“Kami tidak ada masalah sebelumnya, tapi ini seperti meledak tiba-tiba. Saya rasa dia nggak terima pacarnya dekat dengan saya, padahal cuma sekadar liburan dan foto bareng,” ucap Intan, yang berharap adiknya bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Pihak kepolisian membenarkan laporan tersebut. Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Erwin, menyatakan bahwa laporan Intan sudah diterima dan sedang dalam proses tindak lanjut.

“Benar, korban sudah melapor terkait dugaan pengancaman. Laporan tersebut kini telah dilimpahkan ke Unit Satreskrim untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Erwin. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia