Sumsel

IHSG Melonjak 1% Lebih Sebab The Fed, Saham BBCA dan GOTO Cuan!

David Amanda | 2 November 2023, 23:00 WIB
IHSG Melonjak 1% Lebih Sebab The Fed, Saham BBCA dan GOTO Cuan!

AKURAT.CO SUMSEL Keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga acuan, menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 1% pada perdagangan hari ini, Kamis (2/11/2023). 

IHSG didorong oleh kenaikan saham BBCA hingga GOTO. IHSG naik 1,32% atau 87,70 poin menjadi 6,730,11 pada pukul 09.06 WIB. Pagi ini, indeks dibuka melesat hingga mencapai level tertingginya 6.732. 318 saham meningkat, 101 saham turun, dan 177 saham tetap. 

Saham BBCA meningkat 1,74%, BBRI 2,07%, BMRI 2,21%, dan TLKM meningkat 1,66%. Saham GOTO juga meningkat 6,45%.

Valdy Kurniawan, Head of Research Phintraco Sekuritas, mengatakan bahwa penguatan indeks global mungkin memicu kembalinya IHSG hari ini. Menurutnya, IHSG memiliki peluang teknikal untuk kembali ke level 6.660. 

“Keputusan the Fed untuk kembali menahan sukubunga acuan berpotensi meredam sentimen negatif domestik,” ucap Valdy.

Baca Juga: Disney Kembali Hadirkan Dongeng Klasik dalam Tampilan Baru Berjudul Snow White Live-Action

Pada pertemuan kedua, yang berlangsung dari tanggal 31 Oktober hingga 1 November 2023, Bank Sentral Amerika Serikat (AS), juga dikenal sebagai Federal Reserve, mempertahankan suku bunga acuan yang stabil selama 22 tahun pada kisaran 5,25% hingga 5,5%.

Indeks Komposit Parkir turun 1,63%, atau 109,79 poin, dari level 6,642 pada perdagangan kemarin. Ini bergerak dari 6.773,98 hingga 6.639,82. Sebanyak 135 saham naik, 450 turun, dan 165 stagnan. Pasar mencapai total Rp10.389,40 triliun. 

Pada perdagangan kemarin, semua indeks sektoral ditutup dalam warna merah.  Indeks manufaktur turun ke 51,5 di Oktober 2023 dari 52,3 di September 2023, dan inflasi inti turun ke 1,91 persen yoy di Oktober 2023 dari 2 persen yoy di September 2023, yang menunjukkan penurunan aktivitas manufaktur dan konsumsi di Oktober 2023.

 Dari 104 emiten dalam negeri yang telah merilis laporan keuangan kuartal III/2023, 45% mencatatkan pertumbuhan laba bersih, dan 55% lainnya mengalami penurunan laba bersih. 

Namun, ini hanya sekitar 11% dari total emiten yang terdaftar di BEI, sehingga belum dapat menggambarkan kondisi kinerja kuartal III/2023 secara keseluruhan. []

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
David Amanda
K
Editor
Kurnia