Rupiah Melemah ke Rp18.128 per Dolar AS pada Pembukaan Perdagangan Jumat 6 November 2026

AKURAT.CO SUMSEL Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat (6/11/2026).
Pelemahan ini terjadi ketika pergerakan mata uang Negeri Paman Sam menunjukkan penguatan di pasar global.
Mengutip data Bloomberg, rupiah tercatat berada di level Rp18.128 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 46 poin atau sekitar 0,25 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp18.082 per dolar AS.
Sementara itu, data Yahoo Finance menunjukkan pergerakan berbeda. Rupiah justru tercatat menguat ke level Rp18.049 per dolar AS, dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp18.075 per dolar AS.
Perbedaan angka tersebut menunjukkan adanya variasi pencatatan nilai tukar pada masing-masing platform perdagangan.
Baca Juga: 5 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 November 2026: Ada Kabar Baik soal Karier dan Asmara
Di pasar internasional, dolar AS mengalami pergerakan yang berfluktuasi pada perdagangan Kamis waktu setempat.
Mengutip laporan Xinhua, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan mata uang tersebut terhadap enam mata uang utama dunia tercatat turun tipis 0,02 persen menjadi 101,546 pada pukul 15.00 waktu setempat atau 20.00 GMT.
Pergerakan dolar turut dipengaruhi dinamika pasar keuangan Amerika Serikat. Kekhawatiran investor terhadap prospek industri teknologi dan kebijakan regulasi kecerdasan buatan (AI) memicu aksi jual saham teknologi di Wall Street.
Situasi tersebut mendorong sebagian pelaku pasar mengalihkan investasinya ke instrumen yang dianggap lebih aman, seperti obligasi pemerintah AS dan yen Jepang.
Di sisi lain, meredanya kenaikan harga obligasi Treasury AS serta meningkatnya harga minyak turut memengaruhi permintaan terhadap aset safe haven.
Pada perdagangan akhir di New York, euro tercatat naik tipis menjadi 1,1225 dolar AS dari sebelumnya 1,1223 dolar AS.
Sebaliknya, poundsterling melemah menjadi 1,3459 dolar AS dari posisi sebelumnya 1,3468 dolar AS.
Dolar AS juga turun terhadap yen Jepang menjadi 157,85 yen dari sebelumnya 158,49 yen. Terhadap franc Swiss, dolar melemah dari 0,8172 menjadi 0,8165 franc.
Sementara itu, dolar AS menguat terhadap dolar Kanada menjadi 1,3998 dari sebelumnya 1,3972 dan naik terhadap krona Swedia menjadi 9,7948 dari 9,7435.
Pergerakan mata uang tersebut menunjukkan pasar global masih dipengaruhi ketidakpastian ekonomi dan perubahan minat investor terhadap aset berisiko maupun aset yang dianggap lebih aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka November, Pemerintah Minta Pelamar Mulai Persiapkan Diri
- 2Update Harga Terbaru Emas Perhiasan Palembang Rabu 4 November 2026
- 3Samsung Ungkap Rahasia Galaxy Z Fold8 Bobot 201 Gram, Layar Lipat Lewati 100 Pengujian
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 November 2026: Ada Kabar Baik soal Karier dan Asmara
- 5Cara Cek BSU Kemnaker Pakai KTP, Bantuan Rp900.000 Siap Cair November 2026
- 6Hasil Pemilu Sela Amerika Serikat: Demokrat Menang Telak Kuasai Kongres AS, Bagaimana Nasib Trump?
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini 5 November 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 4 November 2026, Aries hingga Leo Punya Peluang Baru
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









