Sumsel

Pacu Pertumbuhan Ekonomi, BI Sumsel Bidik Efek Operasional Pelabuhan Tanjung Carat

Maman Suparman | 17 Desember 2025, 21:00 WIB
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, BI Sumsel Bidik Efek Operasional Pelabuhan Tanjung Carat

AKURAT.CO SUMSEL Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun 2026 akan berada di angka 4,8 hingga 5,6 persen.

Sektor pertambangan diprediksi masih menjadi motor utama penggerak ekonomi daerah, disusul oleh sektor pertanian dan perkebunan.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sumsel, Bambang Pramono menjelaskan bahwa optimisme penguatan sektor tambang didorong oleh langkah Pemprov Sumsel yang terus mengejar penyelesaian proyek strategis nasional, Pelabuhan Tanjung Carat.

Jika infrastruktur ini rampung, distribusi komoditas andalan Sumsel akan jauh lebih efisien melalui sistem satu pintu.

Baca Juga: Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Perketat Pengamanan Nataru dan Waspadai Cuaca Ekstrem

"Saya saat ini juga masih mempelajari langkah ke depan setelah Tanjung Carat ini groundbreaking. Jika pembangunan ini tuntas, akses keluar masuk komoditas ke luar daerah maupun negeri akan semakin mudah," ujar Bambang, Rabu (17/12/2025).

Terkait stabilitas harga, BI memprediksi angka inflasi di Sumsel pada tahun depan tetap berada dalam rentang sasaran nasional, yakni 2,5±1 persen secara year on year (yoy).

Keberhasilan menjaga tren positif ini juga akan didukung oleh akselerasi di sektor perkebunan yang terus menunjukkan tren pertumbuhan.

Selain itu, Bambang menekankan pentingnya kolaborasi, inovasi, dan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan tata niaga berjalan lancar.

Menariknya, BI Sumsel juga mulai melirik potensi ekonomi hijau sebagai sumber pertumbuhan baru. Langkah ini dinilai selaras dengan tren global dan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto melalui program Astacita.

"Pengembangan ekonomi hijau ini akan menjadi penggerak penting ekonomi Sumsel ke depan. Selain pertambangan dan pertanian, inovasi di sektor berkelanjutan sangat krusial," pungkasnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia