Sumsel

Daftar 10 Mata Uang Terlemah di Dunia, Ada Rupiah hingga Rial Iran Setara 0,0 Dolar AS

St Shofia Munawaroh | 14 Januari 2026, 09:00 WIB
Daftar 10 Mata Uang Terlemah di Dunia, Ada Rupiah hingga Rial Iran Setara 0,0 Dolar AS

AKURAT. CO SUMSEL - Majalah bisnis Forbes merilis daftar 10 mata uang terlemah di dunia pada awal 2026.

Penetapan ini didasarkan pada nilai tukar terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Adapun pemeringkatan disusun dengan mengukur seberapa banyak unit mata uang yang dibutuhkan untuk memperoleh 1 dolar AS dengan menggunakan data kurs per Jumat (9/1/2026).

Baca Juga: Pensiun dari Menkeu, Sri Mulyani Jadi Dosen Oxford hingga Dewan Pengurus Bill Gates Foundation

Lantas, mata uang negara manakah yang paling lemah di dunia? Berikut urutannya berdasarkan laporan Forbes pada Januari 2026.

Daftar 10 Mata Uang Terlemah di Dunia

1. Pound Lebabon (LBP) 

Baca Juga: Sinopsis Bidadari Surga, Film Drama Religi Dibalut Nuansa Komedi

Pound Lebanon memiliki nilai sekitar US$ 0,000011 atau membutuhkan 90.000 pound Lebanon untuk menyamai 1 dolar AS.

Penyebab lemahnya mata uang Lebanon dipicu oleh krisis ekonomi berkepanjangan, inflasi tinggi, kolapsnya sektor perbankan, serta instabilitas politik.

Baca Juga: Siap-siap, Sejumlah Daerah di Palembang Dijadwalkan Pemadaman Listrik hingga Tengah Malam Hari Ini

2. Rial Iran (IRR) 

Data awal Forbes menunjukkan mata uang rial Iran memiliki nilai US$ 0,000024 per rial, atau membutuhkan lebih dari 42.000 rial untuk 1 dolar AS.

Namun, data terbaru per Selasa (13/1/2026) menunjukkan satu rial Iran kini mencapai US$ 00,0.

Baca Juga: Kunjungan Kapal 2025 Capai Ribuan, Kapal Dalam Negeri Masih Dominan

Berdasarkan data terbaru, maka rial Iran menjadi mata uang terlemah di dunia setelah nilainya semakin turun.

Tekanan terhadap rial dipengaruhi oleh sanksi ekonomi internasional, inflasi tinggi, serta keterbatasan akses terhadap devisa meski Iran merupakan eksportir minyak dan gas utama.

3. Dong Vietnam (VND) 

Baca Juga: Kunjungan Kapal 2025 Capai Ribuan, Kapal Dalam Negeri Masih Dominan

Dong Vietnam memiliki nilai US$ 0,000059, yang berarti 1 dolar AS setara dengan sekitar 26.345 dong Vietnam.

Pelemahan dong dipengaruhi oleh perlambatan ekspor, pembatasan perdagangan luar negeri, serta dampak kebijakan suku bunga tinggi di Amerika Serikat.

Baca Juga: KUHP Baru Dorong Sanksi Alternatif, Penegakan Perda di Sumsel Bergeser dari Kurungan ke Denda

4. Kip Laos (LAK) 

Kip Laos berada di posisi keempat dengan nilai sekitar 0,000046 dolar AS per 1 LAK.

Dengan kurs tersebut, 1 dolar AS setara dengan sekitar 21.663 kip Laos.

Baca Juga: Kelompok Remaja di Palembang Keroyok Ojol dan Gasak Motor Beserta STNK

Tekanan terhadap mata uang Laos dipicu oleh pertumbuhan ekonomi yang lambat, tingginya utang luar negeri, dan inflasi yang terus meningkat.

5. Rupiah Indonesia (RP) 

Nilai rupiah Indonesia juga setara dengan US$ 0,000059 atau membutuhkan sekitar Rp16.785 untuk 1 dolar AS.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran Sumsel Tak Usik Kantong ASN, Layanan Publik Tetap Seperti Biasa

Forbes mencatat, lemahnya nilai rupiah dipengaruhi oleh tekanan inflasi global serta kekhawatiran perlambatan ekonomi. 

6. Som Uzbekistan (UZS)

Som Uzbekistan berada di posisi keenam dengan nilai sekitar 0,00008 dolar AS per 1 som.

Baca Juga: Kurang Konsentrasi, Pelajar di Palembang Tabrak Truk Tronton yang Parkir di Bahu Jalan

Itu artinya, 1 dolar AS setara dengan sekitar 11.862 som Uzbekistan.

Tekanan terhadap mata uang Uzbekistan dipicu oleh inflasi tinggi, pengangguran, dan masalah tata kelola.

7. Franc Guinea (GNF) 

Baca Juga: Jatah Gas Melon Sumsel Berkurang, Pemda Jamin Pasokan Aman Lewat Satgas Khusus

Franc Guinea menempati peringkat ketujuh dengan nilai sekitar 0,000115 dolar AS per 1 GNF yang berarti 1 dolar AS setara dengan 8.658 franc Guinea.

Tekanan terhadap mata uang ini berkaitan dengan inflasi, instabilitas militer, dan tantangan sosial di Guinea, meski negara tersebut kaya sumber daya alam.

8. Franc Burundi (BIF) 

Baca Juga: John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Siap Nahkodai Skuad Garuda Lolos Piala Dunia

Franc Burundi tercatat memiliki nilai sekitar 0,00011 dolar AS per 1 BIF.

Dengan kurs tersebut, maka 1 dolar AS setara dengan 8.755 franc Burundi.

Ekonomi Burundi sangat bergantung pada ekspor kopi dan teh, sedangkan inflasi dan keterbatasan industri memperlemah mata uang negara tersebut. 

Baca Juga: Modus Penipuan Update Data Pensiun Disdukcapil, Tabungan PNS di Palembang Ludes Belasan Juta

9. Ariary Madagaskar (MGA) 

Ariary Madagaskar berada di peringkat kesembilan dengan nilai sekitar 0,00021 dolar AS per 1 MGA atau setara 4.638 ariary untuk 1 dolar AS.

Perekonomian Madagaskar ditopang sektor pertanian, pertambangan, dan kehutanan, namun masih rentan terhadap gejolak global.

Baca Juga: Terungkap! Ternyata IRT yang Melahirkan di Teras Mushola Tak Punya KIS

10. Guarani Paraguay (PYG) 

Guarani Paraguay menutup daftar 10 mata uang terlemah di dunia dengan nilai sekitar 0,00015 dolar AS per 1 PYG.

Dengan kurs tersebut, 1 dolar AS setara dengan sekitar 6.619 guarani Paraguay.

Tekanan terhadap mata uang ini dipicu oleh inflasi, korupsi, dan peredaran uang palsu di dalam negara tersebut. (*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.