Sumsel

Update Terkini Erupsi Gunung Semeru, 178 Pendaki Terjebak, Status Naik ke Level Awas

St Shofia Munawaroh | 20 November 2025, 09:54 WIB
Update Terkini Erupsi Gunung Semeru, 178 Pendaki Terjebak, Status Naik ke Level Awas

AKURAT.CO SUMSEL - Gunung Semeru yang terletak di Lumajang, Jawa Timur kembali erupsi.

Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meluncurkan awan panas sejauh 5,5 kilometer dari kawah hingga kawasan Kobokan pada Rabu (19/11/2025).

Berikut adalah beberapa update terkini tentang erupsi Gunung Semeru:

Baca Juga: Deretan HP Xiaomi Tahun 2026 Kelas 'Pembunuh Flagship' yang Masih Layak Dibeli

1. 178 Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo

Sebanyak 178 pendaki tertahan di Ranu Kumbolo akibat Gunung Semeru erupsi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menerjunkan tim untuk membantu evakuasi.

Baca Juga: Sinopsis Film Keadilan (The Verdict), Saat Hukum Dimanipulasi dengan Uang dan Kekuasaan

Kabag TU Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Septi Eka Wardhani merincikan, 178 pendaki yang terjebak terdiri dari: 137 orang pendaki, seorang petugas, dua orang saver, tujuh orang Pendamping Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST), 15 orang porter, dan enam orang tim Kementerian Pariwisata.

2. Status Naik ke Level AWAS

Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas gunung api Semeru ke level IV (AWAS), sejak Rabu (19/11/2025).

Baca Juga: Cara Ajukan Pinjaman Uang Lewat Dana Siaga BPJS Ketenagakerjaan

Oleh karena itu, masyarakat pun diimbau agar tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Sungai Besuk Kobokan.

Yakni, sekitar 20 kilometer dari piuncak (pusat erupsi) dan di luar jarak tersebut.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Sungai Besuk Kobokan karena berpotensi dilanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 20 kilometer dari puncak.

Baca Juga: Peringatan Dini BMKG Sumsel: Hujan 3 Hari Berturut-turut, Waspada Bencana Banjir hingga Longsor

Terakhir, masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 8 kilometer dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

3. Jalur Pendakian Ditutup

Jalur wisata pendakian Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, resmi ditutup sejak Rabu (19/11/2025) pukul 17.00 WIB.

Baca Juga: Puluhan Warga Sumsel Jadi Korban Penipuan Modus Mitra Program Makan Bergizi Gratis

Kebijakan ini diambil menyusul erupsi Gunung Semeru berupa luncuran awan panas sejauh lebih dari 14 kilometer.

4. Dampak Erupsi Semeru

Erupsi Gunung Semeru kali ini mengakibatkan sejumlah rumah rusak akibat banjir lahar hingga hujan abu yang menutupi permukiman.

Baca Juga: Polrestabes Palembang Luncurkan Aplikasi Ampera, Sistem Digital Pantau Perkara Secara Real-Time

Dampak tersebut dirasakan oleh warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur khususnya di Dusun Sumbersari dan Dusun Umbulan Sumbersari, Desa Supiturang.

Selain itu, bagian Candipuro dan Pronojiwo terkena hujan abu sehingga mengganggu aktivitas warga dan kualitas udara.

BPBD juga mencatat tiga korban luka yang kini dirawat di rumah sakit.

Mereka diantaranya bernama Hosen (44), warga Supiturang, mengalami luka bakar akibat terjebak material panas saat banjir lahar menerjang rumahnya, Haryono (49) dan Normawati (42), warga Kediri, terluka setelah tergelincir pada tumpukan material panas di sekitar Gladak Perak.(*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.