Komeng Protes Ditempatkan di Bidang Pertanian: Saya Harus Belajar Ke mana?

AKURAT.CO SUMSEL Setelah terpilih menjadi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Alfiansyah atau yang akrab Komeng, resmi memulai jalannya dalam bidang pemerintahan.
Namun tantangan awal harus dihadapi senator dapil jawa barat ini saat memulai karirnya di bidang ini.
Dia mendapati bahwa penempatan tugasnya ternyata tidaklah sesuai dengan passion-nya.
Komeng, yang sebelumnya mengungkapkan keinginan untuk membawahi bidang seni dan budaya, justru ditempatkan di Komite II yang berkaitan dengan pertanian.
Baca Juga: Logistik Pilkada 2024 Siap Disalurkan, KPU Sumsel Tunggu Surat Suara dari Pusat
Dalam unggahan dari akun TikTok @bpsdi.dpdri, Komeng mengungkapkan kebingungannya.
"ini dapil saya di jawa barat kebanyakan kan emak-emak. Tau sendiri mulut emak-emak paling sakti sedunia," ujar komeng memulai protesnya
"Sebenarnya komite seni budaya, tapi saya habis dijenggutin jadi saya masuk ke komite dua yang saya tidak memahami, ada soal pertanian tadikan," sambung Komeng.
Komeng juga menyebut bahwa dirinya diminta oleh pimpinan DPD untuk cepat belajar tentang pertanian. Namun ia mengaku kesulitan menentukan arah belajar yang cepat.
"Pimpinan bisa mengarahkan, saya harus belajar ke mana? Terima kasih," katanya.
Unggahan ini pun menarik perhatian warganet. Sejumlah netizen menilai ungkapan ini sebagai bentuk protes Komeng yang ditempatkan di bidang yang tidak sesuai dengan bidangnya.
"itu bentuk protesnya Komeng, dia tujuannya masuk komisi seni budaya sesuai bidangnya tapi dtaruhnya di komisi pertanian dan disuruh belajar dengan cepat.prtanyaan blajar kmn itu adalah itu bentuk kritk," tulis salah satu penguna TikTok di laman komentar.
"benar bang komeng..mereka tau komeng di seni budaya kenapa di tempatkan di pertanian..
dan di suruh belajar juga..kenapa gak di tempatkan sesuai bidangnya aja," timpal penguna lainnya. [ ]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









