Sumsel

Palembang Dominasi Jumlah Hotel, Muratara Nihil Akomodasi

Maman Suparman | 30 Agustus 2025, 21:00 WIB
Palembang Dominasi Jumlah Hotel, Muratara Nihil Akomodasi

AKURAT.CO SUMSEL Sektor pariwisata di Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan data menarik pada tahun 2024, khususnya terkait ketersediaan akomodasi non-bintang.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah hotel, kamar, dan tempat tidur yang paling banyak terkonsentrasi di Kota Palembang, sementara salah satu kabupaten tercatat tidak memiliki akomodasi non-bintang sama sekali.

Secara keseluruhan, Provinsi Sumsel memiliki 456 hotel non-bintang, dengan total 9.221 kamar dan 12.840 tempat tidur. Angka ini menunjukkan geliat sektor pariwisata yang cukup merata di sebagian besar wilayah. 

Dari 17 kabupaten/kota yang disurvei, Kota Palembang memimpin jauh dengan jumlah akomodasi terbanyak. Ibu kota provinsi ini memiliki 162 hotel non-bintang, yang menyediakan 3.845 kamar dan 5.190 tempat tidur.

Angka ini merefleksikan posisi Palembang sebagai pusat ekonomi dan bisnis di Sumsel, yang membutuhkan fasilitas penginapan yang memadai.

Namun, di sisi lain, data menunjukkan adanya disparitas yang signifikan. Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tercatat memiliki 0 hotel, 0 kamar, dan 0 tempat tidur.

Baca Juga: Mahasiswa Sumsel Bersatu, Gemarak Siap Gelar Aksi Besar Tuntut Pemerintah Pro Rakyat

Hal ini mengindikasikan bahwa sektor pariwisata berbasis akomodasi di sana belum berkembang atau tidak tercatat dalam data resmi.

Selain Palembang, beberapa daerah juga menunjukkan jumlah akomodasi yang cukup tinggi.

Ogan Komering Ulu menempati posisi kedua dengan 30 hotel, diikuti oleh Ogan Komering Ilir dengan jumlah hotel yang sama (30).

Sementara itu, Musi Banyuasin memiliki 25 hotel dan Ogan Ilir dengan 22 hotel non-bintang.

Meski jumlah hotelnya tidak sebanyak Palembang, daerah-daerah ini tetap menjadi magnet bagi wisatawan.

Misalnya, Ogan Komering Ulu memiliki 598 kamar dan 1.050 tempat tidur, sedangkan Ogan Komering Ilir menyediakan 515 kamar dan 695 tempat tidur.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia