Sumsel

ASN Palembang Diminta Maksimalkan Zakat, Infak dan Sedekah, BAZNAS Sudah Salurkan Rp12 Miliar

Deny Wahyudi | 5 November 2026, 15:04 WIB
ASN Palembang Diminta Maksimalkan Zakat, Infak dan Sedekah, BAZNAS Sudah Salurkan Rp12 Miliar
ASN Palembang Diminta Maksimalkan Zakat, Infak dan Sedekah, BAZNAS Sudah Salurkan Rp12 Miliar

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang resmi memperkuat kerja sama dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Ketua BAZNAS Kota Palembang Kgs M Ridwan Nawawi.

Penandatanganan ini dilakukan untuk memperkuat kolaborasi yang selama ini telah berjalan, sekaligus memastikan pengelolaan dana ZIS lebih terarah dan terukur dalam mendukung program pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, kerja sama tersebut menjadi momentum untuk mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, khususnya dari lingkungan ASN.

Menurutnya, potensi zakat, infak, dan sedekah ASN perlu dimaksimalkan agar manfaatnya semakin luas, terutama dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: BPS Catat 7,38 Juta Orang Masih Menganggur per Agustus 2026, Penduduk Bekerja Bertambah

"Pemberdayaan ekonomi umat, pertumbuhan ekonomi di Palembang cukup menjanjikan. Dengan kehadiran BAZNAS, khususnya di kalangan ASN, optimalisasi baik penghimpunan maupun distribusi harus lebih ditingkatkan. Kalau optimal, tentu akan membantu program pemerintah dan kemasyarakatan," ujar Ratu Dewa.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Palembang Kgs M Ridwan Nawawi mengungkapkan, dana infak dan sedekah yang berhasil dihimpun telah mencapai Rp12 miliar.

Dari jumlah tersebut, hampir 95 persen telah disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima atau mustahik.

Dana tersebut dimanfaatkan untuk berbagai program, mulai dari pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Ridwan menyebutkan, partisipasi ASN dalam menyalurkan infak dan sedekah melalui BAZNAS Palembang saat ini telah mencapai 60 hingga 70 persen.

Pihaknya menargetkan partisipasi tersebut dapat terus meningkat hingga menyentuh 100 persen.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai belum optimal dalam menyalurkan infak dan sedekah melalui BAZNAS.

Beberapa di antaranya yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kearsipan, dan Dinas Perdagangan.

"Target tahun ini kita akan mengajak guru-guru agar bisa menyalurkan infak sedekahnya melalui BAZNAS. Ini bentuk baru, selama ini sudah ada tapi belum tertulis. Sekarang kita formalkan agar penyaluran zakat, infak, dan sedekah ASN bisa lebih optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegas Ridwan.

Melalui kerja sama tersebut, BAZNAS dan Pemkot Palembang akan mendorong partisipasi ASN di seluruh kecamatan agar semakin aktif menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.

Dengan demikian, dana yang dihimpun diharapkan tidak hanya menjadi bantuan sosial, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Palembang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia