Sumsel

Berawal dari Laporan Orang Hilang, Pria Asal Sungai Lilin Ditemukan Terkubur di Ogan Ilir

Deny Wahyudi | 5 November 2026, 16:08 WIB
Berawal dari Laporan Orang Hilang, Pria Asal Sungai Lilin Ditemukan Terkubur di Ogan Ilir

AKURAT.CO SUMSEL Penyelidikan kasus orang hilang di wilayah Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel), berujung pada penemuan jasad seorang pria berinisial J yang terkubur di lahan kosong di Kabupaten Ogan Ilir.

Jasad korban ditemukan di Desa Pematang Bangsal, Kecamatan Pemulutan Selatan, Rabu (4/11/2026) siang. Penemuan tersebut mengungkap dugaan tindak pidana pembunuhan yang kini tengah ditangani Jatanras Polda Sumsel.

Kasus ini bermula ketika polisi melakukan penyelidikan atas laporan orang hilang. Dalam prosesnya, petugas mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam hilangnya korban.

Kanit 5 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKP Novel Siswandi Kurniawan mengatakan, kedua orang tersebut telah menjalani pemeriksaan untuk mengungkap peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan sementara, keduanya mengaku telah menguburkan jasad J di wilayah Pemulutan Selatan.

"Dari hasil pemeriksaan dua pelaku mengaku telah menguburkan jasad korban di Desa Pematang Bangsal, Kecamatan Pemulutan Selatan, begitu juga informasi dari masyarakat sekitar," kata Novel.

Berbekal pengakuan tersebut, tim Jatanras kemudian melakukan pencarian di lokasi yang dimaksud. Setelah dilakukan penggalian, petugas menemukan jasad korban dalam kondisi terkubur.

"Setelah kami gali ternyata benar tubuh korban terkubur. Rencananya jenazah korban akan kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel untuk dilakukan autopsi," ujarnya.

Baca Juga: ASN Palembang Diminta Maksimalkan Zakat, Infak dan Sedekah, BAZNAS Sudah Salurkan Rp12 Miliar

Selain mengungkap lokasi penguburan, penyidik juga mulai mendalami dugaan motif di balik kematian korban.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, salah satu orang yang diamankan mengaku memiliki dendam pribadi terhadap J.

Kepada penyidik, orang tersebut menyebut pernah mengalami dugaan tindakan sodomi yang dilakukan korban. Pengakuan itu diduga menjadi salah satu pemicu sakit hati yang berujung pada aksi pembunuhan.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan motif secara keseluruhan. Penyidik masih mendalami keterangan kedua orang yang diamankan, termasuk peran masing-masing dalam peristiwa tersebut.

"Kami masih mendalami lebih jauh motifnya. Kami juga akan mengungkap peran masing-masing tersangka dalam kasus pembunuhan ini," tegas Novel.

Untuk memastikan penyebab kematian korban, jenazah akan menjalani autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap lebih jauh rangkaia

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia