Sumsel

Karhutla Muara Medak Belum Padam, 115 Hektare Lahan Gambut Terbakar hingga Hari Kedelapan

Kurnia | 20 Agustus 2026, 17:17 WIB
Karhutla Muara Medak Belum Padam, 115 Hektare Lahan Gambut Terbakar hingga Hari Kedelapan

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, belum juga berhasil dipadamkan.

Memasuki hari kedelapan penanganan, petugas masih berjibaku memadamkan api yang membakar kawasan gambut. Luas lahan yang terdampak diperkirakan telah mencapai 115 hektare.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan Muara Medak menjadi salah satu lokasi dengan luasan kebakaran terbesar yang masih ditangani di Sumsel.

"Muara Medak estimasi awal 115 hektare. Tim Manggala Agni sudah hari ke-8 di lokasi, dan hari ini dibantu satu water bombing," ujar Ferdian, Kamis (20/8/2026).

Petugas Manggala Agni bahkan harus bertahan di sekitar lokasi selama berhari-hari dengan mendirikan tenda sebagai pos lapangan untuk mendukung operasi pemadaman.

Baca Juga: Mengaku Polisi dan Tawarkan Ritual Buang Sial, Pria Ini Dilaporkan Dua Kakak Adik ke Polrestabes Palembang

Upaya dari darat kini diperkuat dengan pengerahan satu helikopter water bombing. Satgas juga berupaya mendapatkan tambahan alat berat untuk membuka akses sekaligus mempercepat penanganan di area yang sulit dijangkau.

Namun, proses pemadaman menghadapi kendala serius. Ketersediaan air di sekitar lokasi semakin terbatas sehingga menyulitkan petugas untuk memperluas kekuatan pemadaman darat.

"Kendala saat ini ketersediaan air makin minim sehingga kami tidak leluasa menambah pasukan lagi," kata Ferdian.

Berdasarkan laporan Posko Dalkarhut Sumatra hingga Rabu (19/8/2026) pukul 19.00 WIB, terdapat enam lokasi karhutla di Sumsel yang masih dalam penanganan.

Selain Muara Medak, kebakaran masih terjadi di Teluk Limau, Kabupaten Muara Enim; Lorok Dusun I, Kabupaten Ogan Ilir; serta Tulung Selapan Ilir, Kota Bumi Tanjung Lubuk dan Pangkalan Lampam di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Di tengah penanganan tersebut, petugas berhasil memadamkan enam titik karhutla lainnya yang tersebar di Banyuasin, Ogan Ilir, Lahat dan Ogan Komering Ilir.

Dengan demikian, hingga Rabu malam terdapat 12 lokasi penanganan karhutla di Sumsel. Enam lokasi sudah dinyatakan padam, sementara enam lainnya masih terbakar.

Untuk memperkuat operasi, BPBD Sumsel mengerahkan dua helikopter patroli dan lima helikopter water bombing.

Selain itu, Manggala Agni akan mendapat tambahan personel dari Daops Sarolangun, Jambi. Satu regu direncanakan digeser menuju posko lapangan di kawasan Sembawa mulai Kamis (20/8/2026).

Ferdian mengatakan kondisi kebakaran di wilayah Ogan Ilir memiliki pola berbeda. Titik api cenderung meningkat pada siang hingga malam hari, tetapi sebagian besar masih dapat ditangani dalam waktu relatif singkat.

Sementara itu, karhutla di Muara Medak menjadi perhatian lebih karena berada di kawasan gambut dengan luasan terdampak yang cukup besar dan membutuhkan penanganan berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia