Sumsel

Permintaan Meningkat, Harga Bahan Pokok di Sumsel Berpotensi Naik Jelang Lebaran

Kurnia | 7 Maret 2026, 16:15 WIB
Permintaan Meningkat, Harga Bahan Pokok di Sumsel Berpotensi Naik Jelang Lebaran
Ilustrasi pasar.

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memprediksi harga sejumlah bahan pokok berpotensi mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Lonjakan harga tersebut dinilai sebagai fenomena yang wajar karena meningkatnya permintaan masyarakat selama Ramadan hingga mendekati Lebaran.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Selatan, Ruzuan Effendi, mengatakan pola kenaikan harga biasanya terjadi pada awal Ramadan dan kembali meningkat sekitar satu minggu sebelum Idulfitri.

“Kalau kenaikan harga itu logis karena permintaan masyarakat meningkat. Biasanya di awal Ramadan banyak kegiatan seperti sedekahan atau makan bersama keluarga. Kemudian sekitar seminggu sebelum Lebaran permintaan kembali naik,” kata Ruzuan, Sabtu (7/3/2026).

Menurutnya, meski kenaikan harga merupakan bagian dari mekanisme pasar, pemerintah tetap melakukan pengawasan agar harga tidak melampaui batas yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Heboh Penemuan Mayat di Anak Sungai Musi, Polisi Pastikan Korban Agus Setiawan

Ruzuan menjelaskan pemerintah memiliki acuan harga seperti Harga Acuan Pemerintah (HAP) dan harga eceran tertinggi yang menjadi patokan dalam menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Batas harga itu yang harus dijaga supaya kenaikan tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga menyiapkan berbagai langkah stabilisasi, salah satunya melalui kegiatan operasi pasar murah.

Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang momen Lebaran yang identik dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga.

“Melalui operasi pasar murah, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang sudah disubsidi. Ini juga menunjukkan stok pangan kita masih aman,” katanya.

Ruzuan menegaskan upaya menjaga stabilitas harga pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Peran pemerintah pusat, pelaku usaha, serta berbagai pihak terkait juga diperlukan untuk memastikan distribusi dan pasokan tetap lancar.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.

Menurutnya, pemerintah terus memantau perkembangan harga di pasar sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap cukup sehingga kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia