Sumsel

BNPB Kirim 9 Helikopter untuk Karhutla di Sumsel, 4,7 Juta Liter Air Sudah Digunakan

Deni Hermawan | 29 Juli 2024, 15:33 WIB
BNPB Kirim 9 Helikopter untuk Karhutla di Sumsel, 4,7 Juta Liter Air Sudah Digunakan

AKURAT.CO SUMSEL Sumatera Selatan sudah menerima bantuan sembilan helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang semakin meningkat.

Bantuan ini terdiri dari helikopter untuk patroli udara dan water bombing, yang diharapkan mampu mengurangi dampak kebakaran yang meluas di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumatera Selatan, Sudirman, mengungkapkan bahwa dari 10 helikopter yang diajukan, sembilan sudah diterima dan dioperasikan. Dua di antaranya digunakan untuk patroli udara, yakni Airbus 365 N2 (PK-RTY) dan BELL 407 (PK-ZGD).

Kedua helikopter ini tiba masing-masing pada 18 Juli dan 26 Juli 2024. Mereka telah melakukan patroli udara untuk memantau dan mengecek wilayah-wilayah yang terkena Karhutla dari udara.

"Pada tanggal 18 dan 26 Juli, dua helikopter untuk patroli tiba. Keduanya langsung melakukan patroli, dengan PK-RTY (Airbus 365 N2) sudah melakukan patroli 14 kali selama 40 jam 15 menit, sementara PK-ZGD (BELL 407) baru dua kali terbang dengan total waktu 6 jam 10 menit," ujar Sudirman, Senin (29/7/2024).

Selain patroli udara, tujuh helikopter lainnya digunakan untuk pemadaman melalui metode water bombing. Helikopter tersebut antara lain Sikorsky UH-60A/VH-8UH, Sikorsky UH-60A/VH-UHG, Sikorsky UH-60A/VH-UHS, RA 22700/MI-8 AMT, RA 24663/MI-8 AMT, RA 24648 MI8-MTV-1, dan RA 22729/MI-8 AMT.

"Di daerah yang terkena dampak karhutla termasuk Ogan Ilir, PALI, Muara Enim, Palembang, Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan OKU Timur, water bombing telah dilakukan.," ungkapnya.

Baca Juga: Diduga Sopir Lalai, Mobil Fortuner Tabrak Pembatas Jembatan Hingga Terjun ke Sungai

Sudirman merinci jumlah operasi water bombing yang telah dilakukan oleh setiap helikopter seperti Sikorsky UH-60A/VH-8UH beroperasi selama 7 hari dengan 221 kali water bombing, menggunakan 884 ribu liter air.

Lalu, Sikorsky UH-60A/VH-UHS beroperasi selama 7 hari dengan 190 kali water bombing, menggunakan 760 ribu liter air, Sikorsky UH-60A/VH-UHG beroperasi selama 6 hari dengan 187 kali water bombing, menggunakan 748 ribu liter air.

Dan, RA 22700/MI-8 AMT beroperasi selama 7 hari dengan 191 kali water bombing, menggunakan 764 ribu liter air, RA 24663/MI-8 AMT beroperasi selama 5 hari dengan 149 kali water bombing, menggunakan 596 ribu liter air, RA 24648 MI8-MTV-1 beroperasi selama 6 hari dengan 143 kali water bombing, menggunakan 572 ribu liter air serta RA 22729/MI-8 AMT beroperasi selama 3 hari dengan 95 kali water bombing, menggunakan 380 ribu liter air.

Secara keseluruhan, tujuh helikopter tersebut telah melakukan 1.176 kali water bombing dengan total 4,7 juta liter air untuk memadamkan api di lahan Karhutla.

Hingga saat ini, beberapa titik api berhasil diatasi. Namun, upaya pemadaman masih terus dilakukan karena beberapa titik lainnya, seperti di PALI, masih berasap. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto