Pemanfaatan Lahan Rawa dan Bantuan Pertanian Dongkrak Produksi Beras Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Meskipun tahun 2024 diwarnai berbagai tantangan seperti banjir, serangan hama, dan musim kemarau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tetap berhasil meningkatkan produksi beras.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Moh Wahyu Yulianto, melaporkan bahwa produksi beras untuk konsumsi penduduk diperkirakan mencapai 1,632.35 ribu ton, mengalami kenaikan sebesar 0,35% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini setara dengan peningkatan 5,62 ribu ton secara year on year (yoy).
"Keberhasilan ini tidak terlepas dari langkah konsisten pemerintah daerah yang terus mendukung sektor pertanian melalui berbagai program," ujarnya, Selasa (15/10/2024).
Produksi padi, yang menjadi dasar konversi beras, juga naik sebesar 9,79 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG), dengan total produksi padi di Sumsel pada 2024 mencapai 2,842.56 ribu ton GKG.
Wahyu menjelaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan bagaimana upaya pemerintah daerah mampu mengatasi kendala alam.
"Salah satu kunci utama dari peningkatan produksi ini adalah pemanfaatan lahan rawa yang digagas oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI, serta berbagai bantuan dari pemerintah daerah, seperti penyediaan bibit unggul dan pupuk yang tepat sasaran," ungkapnya.
Namun, produksi padi di Sumsel masih mengalami fluktuasi sepanjang tahun. Pada subround pertama (Januari-April), produksi padi meningkat sebesar 32,81 ribu ton, namun turun di subround kedua (Mei-Agustus) menjadi 113,06 ton. Di subround ketiga (September-Desember), produksi diperkirakan kembali meningkat sebesar 90,04 ribu ton.
Tiga wilayah di Sumsel yang mencatatkan produksi padi terbesar adalah Kabupaten Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, yang merupakan pusat lahan sawah di provinsi ini. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Daftar Kasus yang Pernah Ditangani Kamarudin Simanjutak: Korupsi E-KTP Sampai Pembunuhan Brigadr J
- 25 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026: Cinta, Karier, dan Keuangan
- 35 Ramalan Zodiak Hari Ini 21 Oktober 2026, Ada Peluang Baru hingga Urusan Asmara
- 4Update Jadwal Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026
- 5Ramalan Zodiak Libra Hari Ini, Senin 19 Oktober 2026: Asmara Harmonis, Keuangan Perlu Dijaga
- 6Harga Terbaru Emas Perhiasan Palembang Senin 19 Oktober 2026
- 7Pencairan Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Penerima PKH BPNT di Sini
- 8Menang Dua Kali Beruntun Pelatih Sumsel United Tetap Soroti Lini Pertahanan dan Fisik Pemain
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








