Sumsel

Dua Warga Palembang Sembuh dari COVID-19, Dinkes Sumsel Minta Warga Tetap Waspada

Maman Suparman | 28 Juni 2025, 17:17 WIB
Dua Warga Palembang Sembuh dari COVID-19, Dinkes Sumsel Minta Warga Tetap Waspada

AKURAT.CO SUMSEL Dua warga Palembang yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19 kini telah dinyatakan sembuh. Informasi tersebut disampaikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yang juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada penambahan kasus baru di wilayah tersebut.

"Iya, dua warga Palembang yang kemarin positif COVID-19 sekarang sudah sehat. Mereka sudah bisa beraktivitas seperti biasa," ujar Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel, Darsono, Sabtu (28/6/2025).

Meski situasi dinilai relatif terkendali, Darsono tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan terus menerapkan protokol kesehatan serta gaya hidup bersih dan sehat.

Sepanjang tahun 2025, Dinkes Sumsel mencatat hanya tiga kasus positif COVID-19 di wilayah tersebut. Ketiganya kini telah dinyatakan sembuh sepenuhnya.

"Hingga 27 Juni ini, tidak ada tambahan kasus. Laporan kami masih nihil," tambah Darsono.

Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam tinggi (di atas 38°C), batuk, sakit tenggorokan, atau kelelahan.

Baca Juga: Meski Dipulangkan, Polisi Pastikan Penyidikan Eks Sekwan OKU Selatan Tetap Jalan

Gejala yang disertai sesak napas dan memiliki riwayat penyakit penyerta seperti diabetes atau gangguan jantung juga perlu penanganan lebih serius.

"Kalau sudah ada gejala seperti demam tinggi, batuk, atau sesak napas, apalagi jika ada komorbid, sebaiknya segera ke faskes untuk isolasi dan penatalaksanaan," tegasnya.

Sebelumnya, dua kasus terbaru diketahui berasal dari Kecamatan Kemuning dan Sako, Palembang. Salah satu pasien merupakan pria dari Kemuning, sementara satu lainnya adalah perempuan dari Sako yang diketahui baru pulang dari Malaysia.

Kedua pasien sempat dirawat di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Kasus tersebut diketahui berdasarkan data dari sistem pelaporan nasional New All Record (NAR) yang memantau penyebaran COVID-19 di seluruh Indonesia.

Adapun kasus pertama tahun ini berasal dari Kabupaten Banyuasin. Pasien tersebut sempat menjalani isolasi mandiri setelah terkonfirmasi positif saat berobat di fasilitas kesehatan. Kini, pasien tersebut juga telah dinyatakan sembuh.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia