Polisi Periksa 5 Saksi dalam Kasus Pembunuhan Ibu Muda di Hotel Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Penyelidikan intensif terus dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang yang dib backup oleh Tim Jatanras Polda Sumsel terkait kasus pembunuhan Anti Puspita Sari (AN) (22).
Korban ditemukan tewas di kamar hotel Lendosis Lantai 2, Kamar No. 8, Jalan Perintis Kemerdekaan, Palembang, beberapa waktu lalu.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, didampingi Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan, mengungkapkan bahwa sejauh ini, pihaknya telah memanggil dan memeriksa lima orang saksi untuk mengungkap misteri di balik kematian tragis ini.
"Kami sudah memeriksa lima saksi. Dua saksi dari resepsionis hotel, suami korban, teman korban, dan warga sekitar lokasi kejadian," ungkap Kombes Harryo.
Pemeriksaan terhadap teman korban dilakukan karena korban sempat menghubungi temannya melalui telepon pada pukul 17.00 WIB, beberapa jam sebelum ia ditemukan tewas.
Keterangan dari para saksi ini diharapkan dapat memperjelas kronologi, motif, dan identitas pria yang terekam CCTV bersama korban.
Kombes Harryo juga mempertegas hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang mengindikasikan adanya lebih dari satu tindak pidana. Selain dugaan pembunuhan dan penganiayaan dengan kekerasan, ditemukan juga indikasi tindak pencurian dan dugaan kekerasan seksual.
"Motor dan handphone korban hilang. Hal ini diketahui usai petugas melakukan olah TKP di tempat kejadian. Dugaan sementara motor dan HP korban dicuri oleh pelaku. Ada pembunuhan, pencurian, ada penganiayaan dengan kekerasan, indikasi tindak seksual, karena saat ditemukan korban tidak memakai celana dalam," katanya.
Sementara itu, suami korban, Adi Rosadi (36), mengungkapkan rasa syoknya. Adi, yang bekerja sebagai cleaning service (OB) di Transmart, baru mengetahui sang istri, yang bekerja sebagai kurir makanan (Shopee Food) selama dua bulan terakhir, meninggal secara mengenaskan di hotel.
"Sudah mengantar saya, istri saya ini bekerja Pak, sebagai kurir makanan. Namun pekerjaan ini baru ditekuni dua bulan terakhir," ungkap Adi.
Adi mulai curiga ketika istrinya tidak memberi kabar via WhatsApp—tidak seperti biasanya dan tidak menjemputnya saat ia pulang kerja. Kecurigaan itu membawanya mencari korban ke rumah keluarga dan teman-teman, hingga akhirnya mendapat kabar buruk tersebut.
"Syok Pak saya mendapatkan istri meninggal dunia dengan cara mengenaskan. Ketika lihat korban, seperti tidak menyangka hal ini terjadi," tutupnya.
Tim gabungan Jatanras Polda Sumsel dan Satreskrim Polrestabes Palembang berjanji akan terus mendalami keterangan para saksi dan barang bukti untuk segera meringkus pelaku. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Besok, Ini Tanda Bantuan Cair dan Masuk Rekening
- 2Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 3Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di India, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 4Lantik 23 Pejabat Pemkot Palembang, Ratu Dewa Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
- 5Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Ditutup 31 Oktober, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Masih Stagnan, Saatnya Beli?
- 7Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 8Ramalan Zodiak Leo Hari Ini Jumat 30 Oktober 2026, Percintaan hingga Karier Jadi Sorotan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







