Bukan Soal Gizi Saja, MBG Diingatkan Wajib Utamakan Keamanan Makanan

AKURAT.CO SUMSEL Sejumlah kasus keracunan makanan yang menimpa siswa peserta program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini memicu perhatian serius.
Meski program tersebut dinilai mulia untuk meningkatkan gizi anak sekolah, kalangan pakar menekankan perlunya pengawasan ketat, terutama pada aspek keamanan pangan.
Pejabat Otoritas Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan, Jafrizal, menegaskan bahwa persoalan higienitas dapur, penggunaan air, sanitasi peralatan, serta rantai distribusi makanan menjadi faktor utama yang kerap memicu insiden keracunan.
“Program MBG jangan hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga harus memastikan keamanan pangan. Faktor higienitas dapur, kualitas bahan, hingga distribusi yang terlalu lama bisa menjadi pemicu masalah,” ujarnya, Sabtu (20/9/2025).
Baca Juga: Viral Video 'Rampok Uang Negara', Anggota DPRD Gorontalo Akui Sedang Mabuk
Menurut Jafrizal, bahan pangan terutama yang berasal dari hewan wajib diawasi lebih ketat. Daging, telur, maupun susu yang digunakan dapur MBG idealnya berasal dari penyedia yang memiliki Sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV).
“Produk asal hewan sangat rentan terkontaminasi bakteri. Karena itu, sertifikasi NKV menjadi jaminan mutu dan keamanan agar pangan yang dikonsumsi siswa aman,” jelasnya.
Selain bahan baku, distribusi makanan juga menjadi sorotan. Proses memasak yang dilakukan pagi hari dan baru dikonsumsi siang bahkan sore tanpa pengendalian suhu dinilai berisiko.
“Makanan matang idealnya langsung dimakan. Jika lebih dari dua jam, suhu harus dijaga panas di atas 60 derajat Celsius atau dingin di bawah 5 derajat Celsius,” tegas Jafrizal.
Ia menambahkan, banyak dapur MBG yang belum memiliki kapasitas memadai untuk memasak dalam jumlah besar. Akibatnya, proses dilakukan terburu-buru dan rawan menimbulkan kontaminasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2BMKG Ungkap Penyebab Hujan di Palembang Hari Ini
- 3Harga Emas Perhiasan Palembang Bergerak Naik Hari Ini, Tertinggi Rp13,9 Juta per Suku
- 45 Zodiak dengan Ramalan Menarik Akhir Pekan Ini, Cek Peruntunganmu
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 65 Ramalan Zodiak Senin 26 Oktober 2026, Cek Peruntungan Cinta hingga Karier
- 7Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 8Palembang Diguyur, Warga Bersyukur di Tengah Kabut Asap
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







