Jumlah Hotspot di Sumsel Capai 3.684 Selama Januari-September 2024

AKURAT.CO SUMSEL Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN Hotspot BRIN) melaporkan bahwa jumlah hotspot atau titik panas di Sumatera Selatan (Sumsel) dari Januari hingga September 2024 mencapai 3.684 hotspot.
Angka ini, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan 2023 yang mencatat 20.547 hotspot, sudah melampaui jumlah hotspot pada 2022 (2.364 hotspot) dan 2021 (2.794 hotspot).
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengungkapkan harapannya agar jumlah hotspot tidak terus meningkat, mengingat tren penurunan telah terlihat sejak akhir September.
“Selama periode Januari hingga September, total hotspot di Sumatera Selatan mencapai 3.684. Kami berharap jumlah ini tidak terus meningkat, mengingat sebaran hotspot di daerah ini sudah mulai menunjukkan penurunan sejak akhir September,” ujarnya, Rabu (2/10/2024).
Sebaran Hotspot Tertinggi
Sebaran hotspot tertinggi terjadi pada bulan September dengan 1.540 hotspot, diikuti oleh Agustus sebanyak 1.173 hotspot. Berikut adalah rincian hotspot berdasarkan bulan Jumlah hotspot di Sumatera Selatan selama tahun 2024 menunjukkan variasi yang signifikan setiap bulan.
Pada bulan September, tercatat 1.540 titik panas, diikuti oleh Agustus dengan 1.173 hotspot. Juli mencatat 530 hotspot, sedangkan Mei memiliki 109 titik panas.
Pada bulan Juni, jumlahnya sedikit lebih rendah dengan 85 hotspot, dan April mencatat 84 hotspot. Maret memiliki 77 hotspot, Januari mencatat 70 hotspot, dan angka terendah terjadi pada Februari dengan hanya 16 hotspot.
Sudirman menjelaskan bahwa peningkatan jumlah hotspot pada Juli hingga September dipicu oleh musim kemarau. Namun, prediksi dari BMKG menunjukkan bahwa bulan Oktober sudah memasuki musim hujan, yang diharapkan akan menurunkan jumlah hotspot.
Wilayah dengan Hotspot Tertinggi
Dari total hotspot, wilayah Musi Banyuasin (Muba) mencatat jumlah tertinggi dengan 841 hotspot, diikuti oleh:
- Muara Enim: 585 hotspot
- Musi Rawas: 436 hotspot
- Muratara: 392 hotspot
- Banyuasin: 351 hotspot
- Lahat: 233 hotspot
- Ogan Komering Ilir (OKI): 210 hotspot
- Ogan Komering Ulu (OKU): 130 hotspot
- OKU Timur: 106 hotspot
- Pagar Alam: 2 hotspot (terendah)
(Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









