Sumsel

Kasus Keracunan Siswa di Palembang, Pemprov Sumsel Perketat Pengawasan Program MBG

Maman Suparman | 30 September 2025, 15:00 WIB
Kasus Keracunan Siswa di Palembang, Pemprov Sumsel Perketat Pengawasan Program MBG

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan akan memperketat pengawasan higienitas makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah muncul kasus keracunan yang menimpa sejumlah siswa di SMPN 178 Palembang dan beberapa daerah lainnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Edward Chandra, menegaskan pihaknya tengah menunggu hasil investigasi laboratorium untuk memastikan penyebab keracunan. Namun, ia menekankan pentingnya langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga: Pengunjung Wisata Tugu Rimau Gunung Dempo Kaget Harga Makanan Tembus Rp600 Ribu

“Kalau ada dapur yang bermasalah, sementara sebaiknya dihentikan dulu operasionalnya sampai semuanya jelas. Ada indikasi hasil subtes yang menunjukkan kadar tertentu cukup tinggi,” ungkap Edward, Selasa (30/9/2025).

Menurut Edward, kualitas makanan yang disajikan untuk pelajar harus memenuhi standar kebersihan mulai dari proses memasak, pemilihan bahan, hingga menu yang disajikan. Hal ini krusial karena MBG ditujukan untuk mendukung kesehatan dan gizi anak sekolah.

“Proses memasak, kebersihan, dan pemilihan menu harus benar-benar diperhatikan agar makanan tetap segar dan aman dikonsumsi,” katanya.

Pemprov Sumsel, kata Edward, juga sudah menginstruksikan dinas terkait untuk memperkuat koordinasi. Hal ini dilakukan agar investigasi berjalan terbuka dan bisa menemukan akar masalah yang menyebabkan keracunan.

“Kami sudah menjembatani koordinasi antara dinas kota dan provinsi untuk menindaklanjuti kasus ini,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia