Lomba Perahu Bidar di Palembang, Antusiasme Tinggi Hingga Ketersediaan Perahu Jadi Tantangan

AKURAT.CO SUMSEL Di tengah kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, lomba perahu bidar kembali menjadi pusat perhatian di Palembang.
Tradisi yang telah mengakar di Bumi Sriwijaya ini bukan hanya sebuah hiburan, tetapi juga merupakan simbol dari kekayaan budaya yang bersejarah.
Namun, di balik antusiasme yang tinggi, tantangan besar membayangi pelaksanaan lomba yang dijadwalkan pada 29-31 Agustus 2024 ini. Ketersediaan unit perahu bidar menjadi isu utama yang dihadapi oleh pemerintah kota (Pemkot) Palembang.
"Perahu bidar sangat mahal untuk diperbaiki, dan biaya perbaikannya bisa mencapai Rp150 juta per unit. Selain itu, bahan baku untuk membuat perahu ini semakin sulit ditemukan," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Sulaiman Amin, Sabtu (17/8/2024).
Perahu bidar, yang dulunya digunakan sebagai alat transportasi untuk patroli di perairan Sungai Musi pada masa Kesultanan Palembang Darussalam, kini lebih dikenal sebagai simbol kekuatan budaya lokal.
Namun, dengan semakin berkurangnya unit perahu yang tersedia, kekhawatiran akan punahnya tradisi ini semakin terasa.
Baca Juga: Pj Gubernur Sumsel Soroti Capaian dan Tantangan Menuju Indonesia Emas di HUT RI ke-79
Meskipun demikian, antusiasme masyarakat terhadap lomba perahu bidar tetap tinggi. Ribuan penonton dari dalam dan luar negeri diperkirakan akan memadati tepian Sungai Musi untuk menyaksikan perlombaan yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan HUT RI di Palembang.
"Sampai akhir tahun, kami menargetkan jumlah wisatawan yang datang ke Palembang mencapai 2,3 juta orang. Kami berharap lomba bidar ini bisa menarik hingga 35 ribu pengunjung," katanya.
Namun, keberhasilan acara ini tidak hanya dilihat dari jumlah penonton yang hadir. Menurutnya, pelestarian budaya lokal juga menjadi tujuan utama.
"Kami sedang mencari cara untuk menjaga tradisi perahu bidar ini hidup dan dinikmati oleh generasi berikutnya. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memperkenalkan budaya Palembang ke kancah internasional," tutupnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 2Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Senin 2 November 2026, Naik atau Turun?
- 3PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2 Kali Hari Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 4BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Anjlok Hari Ini, Termurah Tembus Rp13,5 Juta per Suku
- 6Daftar 28 Perusahaan dalam Job Fair Sumsel 2026, Ada Ritel Sampai Keuangan
- 7Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 8Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal dan Besaran Bantuannya di Sini
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







