Sumsel

Pj Walikota Palembang Tanggapi Perusakan dan Penjarahan Pasar 16 Ilir: Bukan Ulah Pemkot

Atiek Widyastuti | 9 September 2024, 16:00 WIB
Pj Walikota Palembang Tanggapi Perusakan dan Penjarahan Pasar 16 Ilir: Bukan Ulah Pemkot

AKURAT.CO SUMSEL Pj Walikota Palembang, A Damenta memberikan tanggapan tegas terkait insiden perusakan dan penjarahan di Pasar 16 Ilir Palembang yang menghebohkan masyarakat.

Kios-kios pedagang di pasar tersebut dirusak, dan barang-barang dagangan dijarah oleh sekelompok orang yang belum teridentifikasi. Akibat kejadian ini, aktivitas jual beli di pasar mengalami gangguan.

Menanggapi situasi ini, A Damenta menegaskan bahwa aksi perusakan dan penjarahan tersebut bukan dilakukan oleh pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

"Saya tegaskan, bukan Pemkot yang melakukan perusakan dan penjarahan tersebut. Kami tidak akan pernah merugikan masyarakat dan pedagang yang berjualan di pasar," ujarnya, Senin (9/9/2024).

Damenta menekankan bahwa kasus ini sudah diserahkan kepada pihak berwajib dan masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian.

Ia meminta masyarakat untuk tidak membuat asumsi sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang.

"Saat ini, kami juga masih menunggu proses penyelidikan oleh pihak yang berwajib. Jangan menduga-duga sendiri sebelum ada hasil resmi dari kepolisian," tambahnya.

Baca Juga: KPU Sumsel: Pelantikan Anggota DPRD Tergantung Jadwal dari DPRD Provinsi

Meski demikian, A Damenta memastikan bahwa proses revitalisasi Pasar 16 Ilir tetap berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan bahwa kejadian perusakan dan penjarahan ini tidak akan mempengaruhi agenda revitalisasi yang telah dirancang sebelumnya.

"Revitalisasi pasar telah diatur dalam perencanaan perdagangan dan harus tetap berjalan sesuai rencana. Kejadian ini tidak boleh menjadi alasan untuk membatalkan program tersebut," tegasnya.

Sebelumnya, pada Minggu (8/9/2024) dini hari, sejumlah kios pedagang di Pasar 16 Ilir dirusak dan dijarah oleh sekelompok orang. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang dan masyarakat, yang berharap situasi segera terkendali. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
H
Editor
Hermanto