Sumsel

Hampir 200 Ribu Penumpang Padati Bandara SMB II Palembang Selama Libur Lebaran 2025

Maman Suparman | 9 April 2025, 21:00 WIB
Hampir 200 Ribu Penumpang Padati Bandara SMB II Palembang Selama Libur Lebaran 2025

AKURAT.CO SUMSEL Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mencatat sebanyak 188.604 penumpang baik berangkat maupun datang di bandara itu pada periode 21 Maret hingga 9 April 2025 selama liburan Lebaran 1446 Hijriah.

Executive General Manager Bandara SMB II Palembang R Iwan Winaya di Palembang, Rabu, mengatakan selama libur lebaran itu jumlah penumpang di Bandara SMB II Palembang itu sebanyak 188.604 penumpang atau naik 3,4 persen jika dibandingkan periode yang sama pada Tahun 2024.

"Salah satu penyebab meningkatnya jumlah penumpang adalah pemberlakuan diskon harga tiket pesawat selama arus mudik Lebaran 2025," katanya.

Ia menjelaskan untuk lonjakan penumpang sebelum lebaran itu terjadi pada Jumat 28 Maret 2025, sebanyak 12.374 penumpang dengan 74 penerbangan. Sedangkan, untuk lonjakan penumpang usai hari lebaran itu terjadi pada Senin 7 April 2025, sebanyak 12.690 penumpang dengan 73.

Baca Juga: Baru Jalan 20 Langkah, Ponsel Orang Tua Wisatawan Raib Dicopet di Pasar 16 Ilir Palembang

Kemudian, pihaknya telah menerima sebanyak 137 pengajuan penambahan penerbangan dari berbagai maskapai selama libur Lebaran 2025. Namun, realisasinya hingga saat ini hanya 90 penambahan penerbangan dari maskapai.

Tujuan utama para penumpang itu terbanyak ke Bandara Soekarno Hatta dengan 663 penerbangan, Bandara Halim Perdanakusuma dengan 170 penerbangan, dan Bandara Hang Nadim dengan 135 penerbangan

"Hari ini sudah terjadi penurunan jumlah penumpang sekitar 9-10 ribu penumpang dengan 60-68 penerbangan," jelasnya.

Iwan mengatakan selama liburan lebaran itu tidak ada kejadian yang menonjol dan semuanya berjalan lancar.

"Untuk posko siaga angkutan Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah ini akan berakhir pada 11 April 2025," kata dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia