Arus Mudik Nataru, Bandara SMB II Palembang Targetkan Lonjakan Hingga 162.581 Penumpang

AKURAT.CO SUMSEL Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang bersiap menghadapi lonjakan pemudik pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Tidak tanggung-tanggung, pihak bandara memproyeksikan pergerakan penumpang mencapai 162.581 orang selama masa libur akhir tahun tersebut.
Untuk memastikan kelancaran arus penumpang, manajemen bandara telah mengaktifkan Posko Nataru yang mulai beroperasi sejak Senin (15/12/2025) hingga 4 Januari 2026 mendatang.
General Manager Bandara Internasional SMB II, R. Iwan Winaya Mahdar, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat fleksibel dalam hal operasional. Bandara siap melayani penerbangan selama 24 jam penuh, menyesuaikan dengan kebutuhan maskapai yang akan dibuka selama 21 hari masa pemantauan.
"Seluruh infrastruktur bandara, mulai dari sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron, hingga sistem kelistrikan dan drainase, dipastikan dalam kondisi prima untuk melayani puncak musim liburan ini," jelas Iwan, Rabu (17/12/2025).
Baca Juga: Rincian Harga Emas Perhiasan Palembang Rabu 17 Desember 2025
Selain infrastruktur fisik, pengaktifan posko bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara operator bandara, maskapai, ground handling, hingga regulator demi menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang.
Menariknya, ada yang berbeda pada layanan Nataru tahun ini. Selain menyiagakan personel secara optimal, Bandara SMB II juga meluncurkan inovasi terbaru berupa Customer Service Mobile.
Layanan ini dirancang untuk mempermudah penumpang dalam mendapatkan informasi secara cepat dan responsif tanpa harus mendatangi meja informasi konvensional.
"Fokus kami adalah melayani sepenuh hati untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat," tambah Iwan.
Pihak bandara juga memberikan perhatian khusus pada fasilitas pendukung di area darat.
Mengantisipasi kepadatan kendaraan yang menjemput atau mengantar penumpang, sistem buka-tutup parkir akan diterapkan jika terjadi antrean panjang yang berpotensi menghambat akses masuk dan keluar bandara.
Dengan data lalu lintas penerbangan yang dipantau secara real-time, pihak bandara optimis dapat mengambil keputusan cepat jika terjadi lonjakan mendadak di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









