Sejarah dan Mitos di Balik Uniknya Pasar Kentut Palembang

AKURAT. CO SUMSEL - Ada banyak pasar tradisional di kota Palembang.
Salah satunya adalah Pasar 16 Ilir yang terkenal karena usianya yang sudah tua.
Bahkan, sudah ada sejak zaman penjajahan kolonial Belanda.
Baca Juga: 5 Fakta Dokter PPDS Rudapaksa Penjaga Pasien di RSHS, Sempat Lakukan Tindakan Bunuh Diri
Namun, tahukah Anda jika ternyata Palembang memiliki satu pasar yang unik namanya ?
Ya, dialah Pasar Kentut.
Pasar kentut berlokasi di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur 1, Kota Palembang.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel 10 April 2025, Diguyur Hujan Siang Sampai Malam Hari
Sama seperti pasar tradisional lainnya, pasar ini menjual berbagai kebutuhan rumah tangga.
Mulai dari sembako, sayur, buah dan lain-lain.
Sejarah Pasar Kentut
Menilik dari sisi sejarah, Pasar Kentut sudah ada sejak tahun 1976.
Pasar ini berbentuk memanjang, saat memasukinya kita seperti berada di dalam lorong.
Menurut penjelasan Ahmad Rizal selaku Dirut PD Pasar Palembang, pasar ini dinamai Pasar Kentut karena pada awal-awal berdiri di tahun 1976, para pedagang hanya membuka lapak jualannya sebentar.
Baca Juga: Debat Publik PSU Pilkada Empat Lawang Dijaga Tiga Lapis Pengamanan dan Pendukung Dibatasi
Begitu juga dengan para pengunjung yang datang.
"Ya sejarah nya pasar ini diberi nama kentut karena yang berjualan di pasar ini dulunya tidak lama dari pukul 00.06-10.00 WIB dan yang belanja juga sebentar seperti ketut dan diberi nama kentut, walau nggak nyambung itulah sejarahnya," terang Rizal.
Kebiasaan ini bahkan masih bertahan sampai sekarang, lanjut Rizal.
Baca Juga: Gubernur Sumsel Optimis Tembus Peringkat 3 Nasional Produsen Pangan Lewat Proyek OPLA
Mitos-mitos Pasar Kentut
Meski sudah lama berdiri di Bumi Sriwijaya, rupanya masih banyak warga Palembang yang belum mengetahui asal-usul pasar Kentut.
Beragam mitos soal sejarah Pasar Kentut pun lahir di tengah-tengah masyarakat seperti berikut ini:
Baca Juga: Viral Todong Lima Remaja di Danau Opi, Pelaku Curas Diringkus Polisi Palembang
1. Ada Pohon Kentut
Masih menurut penuturan Rizal, sebagian masyarakat Palembang ada yang mengira jika nama Pasar Kentut berasal dari sebuah pohon yang mengeluarkan bau kentut di dalam pasar.
"Ada juga yang bilang di pasar itu ada pohon yang bau kentut sehingga saat orang belanja mengatakan bahwa pasar ini pasar kentut hingga sekarang. Apapun ceritanya yang jelas nama pasar kentut itu karena pedagang di sana yang berjualan tidak lama seperti kentut", ujarnya.
Baca Juga: Nenek 80 Tahun di Palembang Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah Gubuk
2. Dekat dengan bak pembuangan sampah
Selain itu, ada pula masyarakat yang mengetahui asal usul Pasar Kentut dari aroma busuk yang dikeluarkan bak sampah tak jauh dari lokasi pasar.
Namun, hal ini lagi-lagi dibantah oleh Rizal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








