Sumsel

Sriwijaya FC Tegas Nonaktifkan Pelatih Achmad Zulkifli, Suporter Kompak Dukung Langkah Manajemen

Maman Suparman | 14 Oktober 2025, 17:35 WIB
Sriwijaya FC Tegas Nonaktifkan Pelatih Achmad Zulkifli, Suporter Kompak Dukung Langkah Manajemen

AKURAT.CO SUMSEL Langkah tegas diambil manajemen Sriwijaya FC (SFC) dengan menonaktifkan pelatih kepala Achmad Zulkifli.

Keputusan itu diambil setelah sang pelatih membawa tim menjalani laga uji coba tanpa izin manajemen di Stadion Pahoman, Bandar Lampung, Minggu (12/10/2025).

Langkah ini sontak menjadi sorotan publik sepak bola Sumsel, namun menariknya, keputusan tersebut justru mendapat dukungan penuh dari tiga elemen besar suporter SFC: Singa Mania, Sriwijaya Mania (S-Man), dan Ultras Palembang.

Ketua Umum Singa Mania, Yayan Hariansyah, menilai tindakan pelatih sudah melampaui batas kewenangan. Ia menyebut, keputusan manajemen sudah tepat demi menjaga disiplin dan marwah klub.

“Kami mendukung penuh keputusan itu. Bahkan sebelum kejadian ini, kami memang sudah mendorong evaluasi terhadap pelatih karena hasil tim juga tidak memuaskan,” ujar Yayan, Selasa (14/10/2025).

Dalam lima laga terakhir Liga 2 Pegadaian Championship 2025/26, Sriwijaya FC belum mampu meraih kemenangan. Situasi itu semakin memperkuat alasan suporter untuk mendesak perubahan di jajaran pelatih.

Senada, Ketua Sriwijaya Mania (S-Man), Eddy Ismail, menegaskan bahwa tindakan indisipliner seperti ini tak bisa ditoleransi dalam tubuh klub profesional.

Baca Juga: Sumsel Dorong Peremajaan 100 Hektare Kebun Kelapa, Petani Diharap Tak Alih Komoditas ke Sawit

Ia menilai keputusan manajemen bukan hanya bentuk hukuman, tapi juga sinyal agar semua pihak menjaga etika dan loyalitas terhadap klub.

“Kalau pelatih saja bisa bertindak tanpa izin, apa jadinya tim ini? Kami justru mengapresiasi langkah tegas manajemen. Ini bukti bahwa SFC bukan klub yang bisa disepelekan,” katanya.

Sementara itu, Capo Tifoso Ultras Palembang, Qusoi, menilai tindakan manajemen menonaktifkan Achmad Zulkifli akan menjadi momentum pembenahan internal tim. Ia berharap kondisi ruang ganti bisa kembali solid dan fokus menatap laga berikutnya.

“Pelatih seharusnya jadi panutan. Kalau malah bertindak sendiri, tentu itu merusak sistem. Kami senang manajemen bersikap tegas dan melibatkan kami dalam proses komunikasi. Ini langkah positif untuk menata tim kembali,” jelas Qusoi.

Dengan keputusan ini, manajemen Sriwijaya FC akan segera menunjuk pelatih sementara untuk memimpin tim dalam lanjutan kompetisi. Para suporter berharap langkah tegas ini menjadi titik balik kebangkitan Laskar Wong Kito yang kini tengah berjuang keluar dari tren negatif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia