Sumsel

Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Amalan Sunnah dengan Keutamaan Luar Biasa

Maman Suparman | 2 April 2025, 11:00 WIB
Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Amalan Sunnah dengan Keutamaan Luar Biasa

AKURAT.CO SUMSEL Puasa enam hari di bulan Syawal menjadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa berpuasa Ramadhan, kemudian ia mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka seakan-akan ia berpuasa sepanjang tahun." (HR. Muslim, no. 1164).

Hadits tersebut menunjukkan bahwa puasa sunnah ini memiliki pahala yang sangat besar, yakni setara dengan berpuasa sepanjang tahun. Hal ini disebabkan karena setiap amalan kebaikan dalam Islam dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat.

Dengan menjalani puasa Ramadhan selama 30 hari, seorang muslim dianggap memperoleh pahala setara dengan puasa 300 hari. Ditambah enam hari puasa di bulan Syawal, maka totalnya mencapai 360 hari, yang hampir setara dengan satu tahun penuh dalam kalender Hijriyah.

Hukum dan Pendapat Ulama

Para ulama sepakat bahwa hukum puasa enam hari di bulan Syawal adalah sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat dianjurkan. Imam Nawawi dalam kitab Syarh Shahih Muslim menegaskan bahwa hadits mengenai puasa ini menunjukkan kesunnahan yang kuat.

Pendapat ini juga didukung oleh para ulama dari Mazhab Syafi’i, Hanbali, serta sebagian ulama dari Mazhab Hanafi dan Maliki.

Namun, sebagian ulama Mazhab Maliki berpendapat bahwa puasa ini dianggap makruh jika dijadikan kewajiban atau dianggap sebagai bagian dari puasa wajib. Hal ini untuk menghindari adanya anggapan keliru di kalangan umat Islam.

Niat Puasa Enam Hari di Bulan Syawal

Sebagaimana ibadah puasa lainnya, pelaksanaan puasa enam hari di bulan Syawal perlu diawali dengan niat.

Niat ini cukup dilakukan di dalam hati sebelum waktu fajar. Berikut adalah lafaz niat yang umum digunakan:

"Nawaitu sauma ghadin 'an sittatin min Syawwal lillahi ta'ala." (Aku berniat puasa esok hari dari enam hari di bulan Syawal karena Allah Ta’ala).

Keutamaan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal

1. Menyempurnakan pahala puasa setahun penuh

Dengan menjalankan puasa enam hari di bulan Syawal, seorang muslim dianggap telah melengkapi pahalanya seolah-olah berpuasa selama satu tahun penuh.

2. Tanda diterimanya puasa Ramadhan

Ulama menyebutkan bahwa salah satu tanda diterimanya amal ibadah di bulan Ramadhan adalah diberikannya kemudahan bagi seseorang untuk melanjutkan kebaikan setelahnya.

3. Menghindari kemalasan dalam beribadah

Melakukan puasa Syawal membantu menjaga konsistensi dalam beribadah dan menghindari rasa malas yang sering muncul setelah Ramadhan berakhir.

4. Menghapus dosa-dosa kecil

Dengan memperbanyak puasa sunnah, peluang untuk menghapus dosa-dosa kecil semakin besar.

Sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, shalat lima waktu, shalat Jumat ke Jumat berikutnya, dan puasa Ramadhan ke Ramadhan berikutnya dapat menghapus dosa-dosa kecil selama dosa besar dijauhi.

Puasa enam hari di bulan Syawal menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meraih pahala yang besar setelah menjalani ibadah Ramadhan.

Meskipun hukumnya sunnah, banyak ulama yang sangat menganjurkannya karena keutamaannya yang luar biasa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia