Sumsel

Dituding Terlibat Penyadapan Presiden, Bahlil Beri Waktu 3 Hari untuk Klarifikasi

Kurnia | 7 November 2026, 12:12 WIB
Dituding Terlibat Penyadapan Presiden, Bahlil Beri Waktu 3 Hari untuk Klarifikasi
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia

AKURAT.CO SUMSEL Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, membantah tudingan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil menegaskan Partai Golkar mendukung aparat penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut secara menyeluruh dan transparan.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat menghadiri pelantikan DPD Partai Golkar Maluku, Sabtu (7/11/2026).

"Kita Partai Golkar mendukung secara penuh aparat penegak hukum dalam menuntaskan persoalan-persoalan yang terjadi terkait dengan penyadapan. Kita mendukung penuh, diusut tuntas dan dilakukan secara transparan," ujar Bahlil.

Dia menilai dugaan penyadapan merupakan persoalan serius yang perlu ditangani secara hukum. Bahlil bahkan mengaku dirinya juga menjadi salah satu pihak yang diduga mengalami penyadapan.

"Tidak hanya kepala negara yang disadap, saya pun disadap soalnya. Awak pun disadap. Jadi saya itu takut juga itu barangnya disadap karena telepon saya itu kan kelakuan siang dan malam ketahuan semua di situ," katanya sambil berkelakar.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Baby Spa di Palembang, Ada Layanan Pijat hingga Renang Bayi

Selain menanggapi kasus penyadapan, Bahlil juga membantah tudingan bahwa dirinya pernah menggelar pertemuan dengan sejumlah jenderal beberapa jam sebelum mereka ditangkap.

Dia mengaku terkejut ketika namanya ikut disebut dalam isu tersebut. Bahlil meminta pihak yang menyampaikan tuduhan agar menunjukkan bukti atas pernyataannya.

Menurut Bahlil, tudingan tersebut tidak bisa dibiarkan karena berpotensi memengaruhi citra dirinya maupun Partai Golkar.

Atas tuduhan itu, Bahlil menyatakan akan melayangkan somasi kepada pihak yang menyebut dirinya terlibat. Dia memberikan waktu 3 x 24 jam agar pihak tersebut memberikan klarifikasi dan membuktikan pernyataannya.

"Kalau memang itu dinyatakan bahwa diduga saya, buktikan. Kalau tidak, saya akan somasi. Kalau tidak, saya akan proses secara hukum karena ini berbahaya," tegasnya.

Bahlil juga menduga tuduhan yang menyeret namanya berkaitan dengan upaya melemahkan Partai Golkar. Karena itu, dia meminta seluruh kader tetap menjaga kekompakan dan tidak terpengaruh isu yang berkembang.

Dia menegaskan tidak akan tinggal diam menghadapi pihak-pihak yang dinilainya berupaya merusak nama baik partai.

Bahlil memastikan akan menempuh jalur hukum apabila pihak yang dituding menyebarkan informasi tersebut tidak memberikan klarifikasi sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia