Sumsel

Reaktivasi Rute Kereta Kertalaya Ditargetkan Beroperasi 2025, Mahasiswa Unsri Akan Diuntungkan

Maman Suparman | 18 Februari 2025, 14:45 WIB
Reaktivasi Rute Kereta Kertalaya Ditargetkan Beroperasi 2025, Mahasiswa Unsri Akan Diuntungkan

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menargetkan reaktivasi rute kereta api Kertapati–Indralaya atau Kertalaya kembali beroperasi pada pertengahan 2025.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan akses transportasi bagi mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) serta menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah membahas re-operasional jalur tersebut bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian, PT Kereta Api Indonesia (KAI), serta pihak Universitas Sriwijaya.

“Kami berencana menghidupkan kembali jalur KA Kertalaya yang terakhir beroperasi pada 2019, dengan target dapat beroperasi kembali pada pertengahan tahun ini,” ujar Elen dalam keterangannya, Senin (17/2/2025).

Dalam pembahasan yang tengah berlangsung, ada usulan untuk memperpanjang trase jalur rel hingga ke dalam kawasan kampus Unsri di Indralaya. Gagasan ini bertujuan untuk mempermudah akses mahasiswa dan tenaga akademis ke kampus tanpa perlu menggunakan moda transportasi lain dari stasiun terdekat.

“Harapannya, nanti di ujung layanan baru dilanjutkan dengan bus dalam kampus. Namun, ini masih dalam tahap kajian lebih lanjut,” kata Elen.

Baca Juga: Sumsel Fokus pada SDM dan Infrastruktur di 2026, Targetkan Kesejahteraan Masyarakat

Reaktivasi jalur ini dianggap sebagai solusi transportasi bagi ribuan mahasiswa Unsri yang setiap hari beraktivitas di kampus Indralaya. Dengan meningkatnya jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun, kebutuhan akan transportasi massal yang efisien semakin mendesak.

“Selain mahasiswa, dosen dan tenaga akademis juga akan sangat terbantu. Ini juga bagian dari upaya kita untuk mengurangi angka kecelakaan di jalur darat yang selama ini cukup tinggi,” tambahnya.

Untuk mengoperasikan kembali rute ini, Pemprov Sumsel dan PT KAI berencana memanfaatkan kereta yang tidak lagi terpakai di Pulau Jawa. Saat ini, inventarisasi sedang dilakukan untuk memastikan ketersediaan armada yang layak digunakan.

“Saat ini, kami tengah mendata kereta api yang dapat dipindahkan dari Jawa ke Sumsel sebagai langkah efisiensi guna mempercepat realisasi proyek ini,” jelas Elen.

Selain itu, pemerintah juga tengah mengkaji transportasi pendukung, seperti mobil feeder yang akan menghubungkan stasiun dengan berbagai fakultas di dalam kampus. Bahkan, skema transportasi penghubung menuju Stasiun Kertapati juga tengah disiapkan guna memastikan konektivitas yang optimal.

“Kami ingin mempercepat proyek ini agar bisa segera dinikmati oleh masyarakat. Jika seluruh kajian dilakukan secara menyeluruh, bisa memakan waktu hingga tiga tahun. Namun, melalui percepatan ini, kita harapkan bisa operasional dalam tahun ini,” tutup Elen. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia