Sumsel

Lonjakan Kunjungan Wisatawan Nusantara di Sumsel Capai Puncak pada April 2025

Maman Suparman | 15 November 2025, 21:00 WIB
Lonjakan Kunjungan Wisatawan Nusantara di Sumsel Capai Puncak pada April 2025

AKURAT.CO SUMSEL Pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan dinamika signifikan sepanjang Januari hingga September 2025.

Berdasarkan data kunjungan menurut kabupaten/kota, total perjalanan tertinggi tercatat pada April 2025 dengan 2.951.323 perjalanan, menjadi puncak kunjungan selama sembilan bulan pertama tahun ini.

Secara keseluruhan, jumlah perjalanan Wisnus di Sumsel pada Januari mencapai 2.066.307 perjalanan, kemudian menurun pada Februari dan Maret sebelum kembali melonjak tajam pada April.

Setelah itu, kunjungan bergerak fluktuatif di kisaran 2,1–2,4 juta perjalanan pada Mei hingga September 2025.

Baca Juga: Jelang Nataru, Sumsel Kebut Strategi Bendung Inflasi: 14 Ton Bawang Merah dari Sumbar Jadi Penyelamat Pasokan

Kota Palembang mencatatkan kunjungan wisatawan terbanyak dibanding 17 kabupaten/kota lainnya. Sepanjang Januari–September 2025, kunjungan tertinggi terjadi pada April 2025 sebanyak 673.829 perjalanan.

Kunjungan di Palembang stabil di atas 500 ribu hampir setiap bulan, kecuali September yang turun menjadi 460.672 perjalanan.

Destinasi ikonik seperti Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak (BKB), dan Jakabaring Sport City (JSC) masih menjadi magnet kunjungan.

Kabupaten Banyuasin menjadi daerah dengan kunjungan tertinggi setelah Palembang.

Kunjungan mencapai 295.292 perjalanan pada April 2025, mengalami lonjakan signifikan dari dua bulan sebelumnya. Sementara itu, kunjungan pada Mei hingga September stabil di kisaran 229 ribu–274 ribu perjalanan.

Ogan Komering Ilir (OKI) juga mencatat peningkatan tajam pada April sebesar 240.107 perjalanan, jauh di atas bulan-bulan lainnya yang berkisar 133 ribu–191 ribu perjalanan.

Adapun OKU Timur mengalami tren serupa, dengan lonjakan kunjungan sebanyak 233.139 perjalanan pada April, meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding Maret.

Kabupaten Lahat dan Muara Enim, yang dikenal memiliki wisata alam seperti air terjun dan bukit, mencatat peningkatan kunjungan pada April.

Lahat mencatat 157.430 perjalanan, naik signifikan dari Maret, Muara Enim mencatat 195.157 perjalanan, tertinggi sejak Januari.

Kunjungan di kedua daerah bergerak fluktuatif, tetapi tetap berada di atas 100 ribu perjalanan setiap bulannya.

Beberapa daerah masih mencatat kunjungan wisatawan yang relatif rendah, seperti Empat Lawang dengan kunjungan tertinggi hanya 63.658 perjalanan pada April serta Musi Rawas Utara (Muratara) dengan puncak kunjungan 58.688 perjalanan pada September.

Aksesibilitas dan minimnya penyelenggaraan event wisata diduga menjadi faktor rendahnya capaian kunjungan di kedua wilayah tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia