Sumsel

Mengapa Kita Sangat Suka Makan Mie? Ini Penjelasan Ilmiah dan Budayanya

Maman Suparman | 11 September 2025, 11:00 WIB
 Mengapa Kita Sangat Suka Makan Mie? Ini Penjelasan Ilmiah dan Budayanya

AKURAT.CO SUMSEL Dari warung pinggir jalan hingga restoran mewah, mie selalu menjadi salah satu makanan yang paling digemari di seluruh dunia.

Teksturnya yang kenyal, rasanya yang gurih, dan cara penyajiannya yang beragam membuat mie memiliki tempat khusus di hati banyak orang. Tapi, mengapa kita begitu menyukai mie?

Alasan Ilmiah: Kombinasi Rasa dan Tekstur

Menurut ilmu gizi, mie adalah makanan yang sangat memuaskan karena kombinasi dari karbohidrat, lemak, dan protein.

Karbohidrat, yang merupakan sumber energi utama, memicu pelepasan hormon serotonin di otak. Hormon ini dikenal sebagai pemicu perasaan bahagia dan kenyang.

Baca Juga: Bikin Pipi Merona, Ini 5 Rekomendasi Blush On Terbaik untuk Tampilan Segar Seharian  

Selain itu, mie memiliki tekstur yang unik dan menyenangkan saat dikunyah.

Tekstur kenyal ini memberikan sensasi yang berbeda dan memuaskan bagi lidah.

Ditambah lagi, mie bisa disajikan dengan berbagai bumbu dan kuah yang kaya rasa, seperti rasa gurih dari kaldu, pedas dari cabai, atau asam dari cuka.

Kombinasi rasa dan tekstur ini menciptakan pengalaman makan yang sulit ditolak.

Faktor Sejarah dan Budaya

Sejarah mie yang panjang di berbagai budaya juga menjadi alasan kuat mengapa kita menyukainya.

Di Asia, mie tidak hanya sekadar makanan, melainkan bagian dari tradisi dan ritual.

Contohnya, di Tiongkok, mie panjang melambangkan umur panjang dan sering disajikan saat perayaan ulang tahun. Di Jepang, ramen dan soba menjadi ikon kuliner yang mendunia.

Di Indonesia sendiri, mie telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Mulai dari mie instan yang praktis, mie ayam, hingga bakso, mie telah beradaptasi dengan cita rasa lokal dan menjadi makanan yang akrab di lidah.

Kemudahan untuk diolah dan harganya yang terjangkau menjadikannya pilihan favorit bagi semua kalangan.

Jadi, ketika Anda menikmati semangkuk mie, Anda tidak hanya memuaskan rasa lapar, tetapi juga merasakan warisan budaya dan sensasi ilmiah yang membuat makanan ini begitu disukai.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia