Sumsel

Gubernur Sumsel Tekankan Transparansi dan Efektivitas dalam Penyaluran Bangubsus

Maman Suparman | 21 Maret 2025, 11:12 WIB
Gubernur Sumsel Tekankan Transparansi dan Efektivitas dalam Penyaluran Bangubsus

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menegaskan bahwa Bantuan Gubernur Bersifat Khusus (Bangubsus) yang diberikan kepada kabupaten dan kota harus dikelola dengan prinsip akuntabilitas, efisiensi, efektivitas, serta tepat sasaran.

Herman Deru menjelaskan bahwa terdapat tiga kriteria utama dalam penyaluran Bangubsus. Pertama, program yang bersifat super prioritas bagi daerah, seperti program yang sempat terhenti akibat pergantian kepemimpinan.

Kedua, program yang merupakan janji politik kepala daerah terpilih, seperti perbaikan infrastruktur yang dijanjikan saat kampanye. Ketiga, program reguler yang diajukan berdasarkan kebutuhan daerah.

"Saya berharap Bupati dan Walikota yang mendapatkan stimulus ini dapat melaksanakan program dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tegasnya, Jumat (21/3/2025).

Besaran nilai Bangubsus, lanjut Herman Deru, akan ditentukan berdasarkan hasil presentasi kepala daerah yang kemudian ditelaah oleh tim verifikasi khusus.

"Bupati dan Walikota harus memaparkan secara rinci prioritas pembangunan di daerah mereka. Tim verifikasi akan menelaah usulan tersebut sebelum bantuan disalurkan," jelasnya.

Baca Juga: Pemprov Sumsel Siapkan Program 100.000 Sultan Muda untuk Dorong Ekonomi

Menurutnya, Bangubsus difokuskan untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Proses pengajuan bantuan dapat dilakukan melalui berbagai mekanisme, baik melalui informasi langsung dari Gubernur, hasil kunjungan kerja, maupun melalui usulan resmi dari Bupati atau Walikota yang telah disampaikan melalui DPRD saat reses.

Dalam pertemuan tersebut, Walikota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat, menyampaikan usulan program Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK), yang difokuskan untuk pembangunan infrastruktur di Lubuklinggau.

"Kami sangat berharap program ini bisa mendapat persetujuan setelah melalui tahapan evaluasi dan verifikasi agar infrastruktur di Lubuklinggau semakin berkembang," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin, Askolani Jasi, mengungkapkan bahwa usulan yang dipaparkan mencakup berbagai proyek infrastruktur di Banyuasin, seperti pembangunan jalan, jembatan, dan rumah sakit.

"Alhamdulillah, Pak Gubernur merespons positif terutama terkait pembangunan jalan poros yang saat ini menjadi salah satu permasalahan utama di daerah kami," tandasnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia