Gubernur Sumsel Tekankan Transparansi dan Efektivitas dalam Penyaluran Bangubsus

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menegaskan bahwa Bantuan Gubernur Bersifat Khusus (Bangubsus) yang diberikan kepada kabupaten dan kota harus dikelola dengan prinsip akuntabilitas, efisiensi, efektivitas, serta tepat sasaran.
Herman Deru menjelaskan bahwa terdapat tiga kriteria utama dalam penyaluran Bangubsus. Pertama, program yang bersifat super prioritas bagi daerah, seperti program yang sempat terhenti akibat pergantian kepemimpinan.
Kedua, program yang merupakan janji politik kepala daerah terpilih, seperti perbaikan infrastruktur yang dijanjikan saat kampanye. Ketiga, program reguler yang diajukan berdasarkan kebutuhan daerah.
"Saya berharap Bupati dan Walikota yang mendapatkan stimulus ini dapat melaksanakan program dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tegasnya, Jumat (21/3/2025).
Besaran nilai Bangubsus, lanjut Herman Deru, akan ditentukan berdasarkan hasil presentasi kepala daerah yang kemudian ditelaah oleh tim verifikasi khusus.
"Bupati dan Walikota harus memaparkan secara rinci prioritas pembangunan di daerah mereka. Tim verifikasi akan menelaah usulan tersebut sebelum bantuan disalurkan," jelasnya.
Baca Juga: Pemprov Sumsel Siapkan Program 100.000 Sultan Muda untuk Dorong Ekonomi
Menurutnya, Bangubsus difokuskan untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Proses pengajuan bantuan dapat dilakukan melalui berbagai mekanisme, baik melalui informasi langsung dari Gubernur, hasil kunjungan kerja, maupun melalui usulan resmi dari Bupati atau Walikota yang telah disampaikan melalui DPRD saat reses.
Dalam pertemuan tersebut, Walikota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat, menyampaikan usulan program Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK), yang difokuskan untuk pembangunan infrastruktur di Lubuklinggau.
"Kami sangat berharap program ini bisa mendapat persetujuan setelah melalui tahapan evaluasi dan verifikasi agar infrastruktur di Lubuklinggau semakin berkembang," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Banyuasin, Askolani Jasi, mengungkapkan bahwa usulan yang dipaparkan mencakup berbagai proyek infrastruktur di Banyuasin, seperti pembangunan jalan, jembatan, dan rumah sakit.
"Alhamdulillah, Pak Gubernur merespons positif terutama terkait pembangunan jalan poros yang saat ini menjadi salah satu permasalahan utama di daerah kami," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 2Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Besok, Ini Tanda Bantuan Cair dan Masuk Rekening
- 3Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di India, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 4Lantik 23 Pejabat Pemkot Palembang, Ratu Dewa Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
- 5Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Ditutup 31 Oktober, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Masih Stagnan, Saatnya Beli?
- 7Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 8Ramalan Zodiak Leo Hari Ini Jumat 30 Oktober 2026, Percintaan hingga Karier Jadi Sorotan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







