Sumsel

Kebiasaan Sarapan yang Salah Bisa Merusak Kesehatan, Ini Solusinya!

Maman Suparman | 31 Januari 2025, 12:00 WIB
Kebiasaan Sarapan yang Salah Bisa Merusak Kesehatan, Ini Solusinya!

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa kebiasaan sarapan yang sehat dapat berkontribusi besar terhadap penuaan yang lebih baik.

Studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition, Health, and Aging ini menemukan bahwa sarapan dengan porsi 20-30 persen dari total kebutuhan kalori harian berkaitan dengan kesehatan jangka panjang yang lebih baik.

Dilansir dari Medical Daily, penelitian ini melibatkan 383 orang berusia 55 hingga 75 tahun yang memiliki sindrom metabolik.

Mereka dipantau selama tiga tahun untuk melihat bagaimana kebiasaan sarapan memengaruhi kesehatan, termasuk berat badan, tekanan darah, kadar kolesterol, serta faktor risiko penyakit jantung dan metabolisme lainnya.

Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang rutin sarapan memiliki kualitas diet yang lebih baik dan risiko lebih rendah terhadap penyakit kardiometabolik.

Namun, tidak semua sarapan memberikan manfaat. Jika menu yang dikonsumsi berkualitas rendah, justru dapat meningkatkan kadar lemak tubuh, trigliserida, serta menurunkan kolesterol baik (HDL).

Sarapan yang tidak seimbang juga dikaitkan dengan fungsi ginjal yang lebih lemah, terutama pada individu yang memiliki risiko penyakit kardiovaskular.

Sebaliknya, sarapan sehat membantu menjaga berat badan, mengontrol lingkar pinggang, serta meningkatkan kadar kolesterol baik dan kesehatan ginjal.

Bagi mereka yang memiliki kebutuhan 2.000 kalori per hari, disarankan untuk mengonsumsi sarapan sebanyak 400 hingga 600 kalori.

Menu sarapan yang ideal meliputi biji-bijian utuh seperti oatmeal atau roti gandum, protein rendah lemak seperti telur, tahu, atau yogurt, serta lemak sehat dari alpukat, kacang-kacangan, atau minyak zaitun.

Selain itu, buah dan sayuran segar juga penting untuk menambah asupan serat dan vitamin guna mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. (Kurnia)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia