Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi, Remaja Palembang Berakhir Tragis di Usia 17 Tahun

AKURAT.CO SUMSEL Warga Jalan Jaya 7 Lorong Lematang Serasan 2, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan SU II, Palembang, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang remaja perempuan yang mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.
Korban, Dahlia Handayani (17), ditemukan tergantung di kayu dinding kamar mandi rumahnya pada Selasa (16/12/2025), sekitar pukul 13.00 WIB.
Penemuan tragis ini pertama kali diketahui oleh sang adik, Hani Ayu Anggraeni. Hani menjadi curiga setelah pintu kamar mandi terkunci rapat dan panggilannya tidak mendapat sahutan.
“Mau ke kamar mandi, tetapi kamar mandi terkunci. Saya panggil-panggil, tidak ada sahutan dari dalam,” ucap Hani, yang kemudian mencoba mengintip.
Kecurigaan Hani berubah menjadi kepanikan saat ia melihat dari celah pintu. "Ternyata setelah dilihat dari sela-sela [pintu], Ayuk sudah tergantung dengan tali sepatu," katanya.
Dalam kepanikan, Hani segera memanggil saudaranya. Mereka bersama-sama mendobrak pintu dan menurunkan korban sebelum memberitahukan peristiwa tersebut kepada orang tua.
Baca Juga: Api Hanguskan Delapan Kios Makanan di Palembang, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Tak berselang lama, lokasi kejadian ramai didatangi warga, Ketua RT/RW, dan pihak kepolisian dari Polsek SU II, yang didampingi piket SPKT, Inafis, dan Reskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan olah TKP.
Orang tua korban, Rudi Hartono (49), mengaku terkejut dan tidak menyangka putri keempatnya nekat mengakhiri hidup. Rudi memastikan tidak ada masalah internal atau konflik dengan anggota keluarga. Namun, ia mengungkapkan riwayat aneh yang dialami korban.
“Hanya memang korban ini dulu sering kali kesurupan dan pernah diobati,” kata Rudi.
Lebih lanjut, Rudi menyampaikan keterangan dari adik korban bahwa akhir-akhir ini Dahlia sering bertingkah aneh. “Kata adiknya, akhir-akhir ini korban sering mencari pisau untuk mengakhiri hidup dan pernah hendak menusuk adiknya,” ungkap Rudi.
Kapolsek SU II Palembang, Kompol Dedy Ardiansyah, membenarkan adanya peristiwa bunuh diri tersebut. “TKP sudah kami datangi. Dan saksi-saksi sudah kita ambil keterangan,” ujar Dedy, didampingi Pamapta Ipda Ammar.
Meski demikian, pihak kepolisian harus menghormati keputusan keluarga.
“Pihak keluarga menolak untuk dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk divisum,” tutup Kapolsek. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 5Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 8Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







