Sumsel

4 Fakta Menarik Film Laut Bercerita Sedang Tayang di Bioskop, Angkat Kisah Hilangnya Aktivis 1998

Septiyanti Dwi Cahyani | 30 Oktober 2026, 08:00 WIB
4 Fakta Menarik Film Laut Bercerita Sedang Tayang di Bioskop, Angkat Kisah Hilangnya Aktivis 1998
Sinopsis Film Laut Bercerita. - Cinema21

AKURAT. CO SUMSEL - Film Laut Bercerita resmi tayang di bioskop sejak Kamis, 29 Oktober 2026.

Film berdurasi 2 jam 15 menit ini disutradarai oleh Yosep Anggi Noen dan diadaptasi dari novel bestseller berjudul sama karya Leila S. Chudori.

Film ini mengangkat kisah hilangnya aktivis pada penghujung era Orde Baru.

Baca Juga: Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di India, Ini Spesifikasi dan Harganya

Cerita berpusat pada Biru Laut, mahasiswa di Yogyakarta yang gemar membaca dan menulis hingga bergabung dengan kelompok studi Winatra.

Bersama Daniel, Alex, Sunu, dan rekan-rekannya, Laut aktif berdiskusi serta menyuarakan gagasan di tengah situasi politik yang semakin menekan kebebasan berekspresi.

Keadaan berubah mencekam ketika sejumlah mahasiswa ditangkap karena menyebarkan buku terlarang, membuat aktivitas kelompok mereka semakin berisiko.

Baca Juga: Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Besok, Ini Tanda Bantuan Cair dan Masuk Rekening

Konflik mencapai titik penting ketika Laut dan sejumlah rekannya menghilang tanpa kabar, meninggalkan keluarga dalam ketidakpastian.

Bapak dan Ibu, bersama adik Laut, Asmara Jati, berusaha mencari jawaban mengenai keberadaan serta nasib orang-orang yang mereka cintai.

Bertahun-tahun berlalu, pencarian itu berkembang menjadi perjuangan memperoleh kepastian dan mengungkap kebenaran di balik kehilangan mereka.

Baca Juga: 13 Daerah di Sumsel Masih Berpotensi Hujan Besok Siang, Cek Sebaran Wilayahnya

Deretan Fakta Menarik Film Laut Bercerita

1. Diadaptasi dari Novel yang Dicetak Ulang Lebih dari 100 Kali

Film Laut Bercerita berangkat dari novel berjudul sama karya Leila S. Chudori yang terbit pada 2017.

Popularitas buku tersebut terus meningkat hingga mencapai cetakan ke-100, menandakan besarnya perhatian pembaca terhadap kisah yang diangkat.

Baca Juga: Herman Deru Ingatkan Pencegahan Karhutla Tak Boleh Kendor Meski Hujan Turun

Novel ini memadukan cerita fiksi dengan konteks sejarah dan pengalaman aktivis pada masa Orde Baru.

2. Cerita Dikembangkan Melalui Riset dan Wawancara Korban

Saat menulis novelnya, Leila melakukan riset mendalam, termasuk mewawancarai aktivis yang pernah mengalami penculikan.

Pendekatan berbasis riset tersebut menjadi landasan penting untuk menghadirkan cerita yang menyentuh pengalaman penyintas dan keluarga korban tanpa melepaskan unsur fiksinya.

Baca Juga: Herman Deru Ingatkan Pencegahan Karhutla Tak Boleh Kendor Meski Hujan Turun

3. Bukan Film Pertama

Sebelum dikembangkan menjadi film panjang, Laut Bercerita telah hadir dalam format film pendek pada 2017.

Versi berdurasi sekitar 30 menit itu disutradarai Pritagita Arianegara dan turut dibintangi Reza Rahadian sebagai Biru Laut.

Adaptasi terbaru memberikan ruang cerita yang lebih luas untuk menggambarkan perjuangan para aktivis serta kehidupan keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga: Buruh Usulkan UMP Sumsel 2027 Naik 7-10 Persen, Ini Pertimbangannya

4. Tayang di Festival Film Internasional

Film Laut Bercerita, yang menggunakan judul internasional The Sea Speaks His Name, dijadwalkan diputar dalam Busan International Film Festival (BIFF) ke-31 di Korea Selatan pada Oktober 2026.

Partisipasi di festival tersebut membuka kesempatan bagi film ini untuk menjangkau penonton internasional.

Baca Juga: Dijanjikan Uang Rp5.000, Anak 10 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Sebelumnya, proyeknya juga diperkenalkan melalui program HAF Goes to Cannes dalam rangkaian Marche du Film di Cannes, Prancis, pada 16 Mei 2026. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.