Sumsel

Sinopsis dan Fakta-fakta Menarik Film Resident Evil 2026, Tayang Lebih Awal di Indonesia

Septiyanti Dwi Cahyani | 17 September 2026, 08:00 WIB
Sinopsis dan Fakta-fakta Menarik Film Resident Evil 2026, Tayang Lebih Awal di Indonesia
Film Resident Evil. - IMDb

AKURAT. CO SUMSEL - Film horor Resident Evil 2026 resmi tayang di bioskop sejak 16 September 2026.

Film ini akan membawa wajah baru untuk waralaba yang sudah lama dikenal lewat game Capcom dan tujuh film sebelumnya.

Kali ini, penonton tidak hanya mendapatkan cerita baru di Raccoon City.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Cuti Bersama Tahun 2027, Ini Daftarnya

Tapi juga pendekatan visual yang terinspirasi dari pengalaman sang sutradara bermain game.

Berbeda dari film-film sebelumnya, film garapan sutradara Zach Cregger ini tidak menampilkan karakter utama ikonik seperti Alice, Leon S. Kennedy, atau Jill Valentine.

Ceritanya juga mengambil sudut pandang baru yang berjalan secara paralel di pinggiran peristiwa besar Raccoon City.

Baca Juga: Bansos BPNT Masuk Penyaluran Tahap 3 September 2026, Cek Status Pencairannya di Sini

Lantas, seperti apa kisahnya dan ada fakta menarik apa saja di balik film Resident Evil 2026 ? Simak pembahasannya berikut ini:

Sinopsis Resident Evil 2026

Film Resident Evil (2026) berpusat pada kisah Bryan (Austin Abrams), seorang kurir medis yang tak sengaja terjebak dalam wabah biologis mematikan di Raccoon City.

Cerita bermula saat Bryan mendapat tugas rutin mengantarkan paket medis penting ke sebuah rumah sakit di Raccoon City.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Kejar Pengadaan Tanah Tol Trans Sumatera di Sumsel, Target November Tuntas

Saat melewati kawasan pegunungan bersalju, kendaraannya menabrak seorang perempuan.

Saat melewati kawasan pegunungan bersalju, kendaraannya menabrak seorang perempuan.

Niat awal Bryan untuk menolong dan membawa perempuan tersebut justru menyeretnya ke dalam mimpi buruk.

Ia menyadari bahwa kota dan sekitarnya telah dilanda wabah biologis akibat kebocoran laboratorium.

Di tengah teror makhluk mutasi beringas, Bryan harus tetap berusaha menyelesaikan tugas pengirimannya sambil mencari jalan untuk bertahan hidup dalam satu malam penuh kekacauan.

Baca Juga: Hotspot Sumsel Capai 16.670 Titik hingga 16 September 2026

Fakta Menarik Film Resident Evil (2026)

1. Bukan Lanjutan dari Film-film Sebelumnya

Film garapan Cregger ini hadir sebagai reboot dan tidak memiliki hubungan cerita dengan enam film Resident Evil yang dibintangi Milla Jovovich maupun Resident Evil: Welcome to Racoon City (2021).

Versi 2026 ini pun tidak berkaitan dengan serial Resident Evil yang sebelumnya dirilis Netflix.

Dengan cerita baru dan karakter berbeda, penonton tidak harus mengikuti film-film sebelumnya untuk memahami kisah yang akan dibawakan.

Baca Juga: Herman Deru Titip Pesan ke Menkeu Baru, Minta Dana Transfer Daerah Diperkuat

2. Cerita Baru, Bukan Adaptasi dari Game

Meski berasal dari game populer milik Capcom, Resident Evil (2026) tidak mengadaptasi secara langsung alur cerita dari salah satu chapter dalam permainan itu.

Cregger memilih membuat cerita orisinal yang tetap berada di dunia Resident Evil. 

Dan mengambil inspirasi dari pengalamannya memainkan game Resident Evil 4.

Baca Juga: Sebagian Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok, Cek Wilayah Mana Saja

3. Sinematografi Terinspirasi Perspektif Third-Person Game

Salah satu pendekatan visual menarik dalam Resident Evil adalah penggunaan perspektif yang terinspirasi dari third-person dalam game.

Cregger mengatakan perspektif tersebut akhirnya menjadi bahasa visual utama film, meskipun ia tidak menerapkannya sebagai aturan yang mutlak.

Namun, Cregger tidak hanya menggunakan sudut pandang orang ketiga sepanjang film.

Ia menjelaskan bahwa pengambilan gambar dapat berpindah dari third-person ke first-person hingga perspektif objektif berdasarkan kebutuhan setiap momen.

Baca Juga: 4 Helikopter Water Bombing Tumpahkan 1,2 Juta Liter Air, Karhutla Sumsel Belum Padam

4. Menggunakan Boneka yang Beratnya hampir 1 Ton

Di dalam trailer finalnya, ada penampilan yang cukup membuat ciut.

Pasalnya dalam trailer tersebut Bryan diceritakan bertemu dengan sesosok monster berbadan besar yang terduduk di ruangan gelap.

Cregger mengupas cerita dibalik sosok horror tersebut bahwa manusia besar itu menggunakan boneka seberat 2000 pounds atau setara dengan 900 kg yang dioperasikan oleh empat orang kru.

Ia mengatakan bahwa film ini menggunakan banyak practical effect termasuk efek cipratan darah dan jatuhan zombie yang melibatkan koreografi dengan pertimbangan yang matang.

Baca Juga: TKD Dipangkas Rp485 Miliar, Wali Kota Palembang Minta Menkeu Baru Pertimbangkan Lagi

5. Lebih Menonjolkan Unsur Horor

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Zach Cregger ingin arah dari film Resident Evil versi garapannya ini lebih menonjolkan atmosfer survival horror yang diperlihatkan dalam game dibanding survival actionnya.

Atmosfer horror yang ditampilkan oleh Cregger tidak perlu diragukan lagi dengan jejaknya menciptakan dua film horror dengan rating Rotten Tomatoes mencapai 90%.

Bersama dengan Shay Hatten, adegan aksi akan berpadu sempurna dengan dreading horror yang tercipta.

Baca Juga: Gerobak Jualan Raib di JSC Palembang, Korban Kaget Usai Ditelepon Saksi

6. Tayang Lebih Awal di Indonesia

Sony Pictures menjadwalkan Resident Evil (2026) akan tayang pada 18 September 2026.

Namun, kabar baik bagi Indonesia karena film ini mulai tayang dua hari lebih cepat dari waktu yang telah dijadwalkan, yakni 16 September 2026. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.