Herman Deru Titip Pesan ke Menkeu Baru, Minta Dana Transfer Daerah Diperkuat

AKURAT.CO SUMSEL Pergantian Menteri Keuangan Republik Indonesia menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), terutama menyangkut arah kebijakan fiskal pemerintah pusat dan dampaknya terhadap kemampuan daerah membiayai pembangunan.
Kini posisi Menteri Keuangan dijabat Suahasil Nazara. Pemprov Sumsel berharap kebijakan fiskal yang akan disusun ke depan tetap memperhatikan kebutuhan pemerintah daerah, termasuk dukungan melalui dana transfer.
Gubernur Sumsel Herman Deru secara khusus menyampaikan harapannya kepada Menteri Keuangan yang baru agar kepentingan daerah turut menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan fiskal nasional.
"Pak Menkeu, tolong ya, pikirkan daerah," kata Herman Deru, Rabu (16/9/2026).
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Edward Candra mengatakan pemerintah provinsi masih menunggu arah kebijakan nasional yang akan ditetapkan oleh Menteri Keuangan yang baru.
Baca Juga: Profil dan Rekam Jejak Suahazil Nazara, Menteri Keuangan Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa
Baca Juga: Profil dan Rekam Jejak Suahazil Nazara, Menteri Keuangan Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa
"Kalau menteri itu kan pasti kebijakan nasional ya, jadi kita lihat saja nanti," ujar Edward.
Menurut Edward, penguatan kapasitas fiskal daerah tetap dibutuhkan. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus dukungan transfer dari pemerintah pusat.
Pemprov Sumsel, lanjutnya, akan berupaya mengoptimalkan berbagai potensi daerah untuk meningkatkan PAD dan memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan.
Namun, Edward berharap pemerintah pusat tetap mempertimbangkan kebutuhan daerah dalam menetapkan kebijakan fiskal, termasuk besaran dukungan transfer yang diterima pemerintah daerah.
"Sekali lagi kita berharap juga pusat bisa memikirkan daerah, untuk memberikan dari yang sekarang bisa lebih atau kembali seperti semula ya," tuturnya.
Harapan serupa disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumsel Yossi Hervandi.
Yossi berharap pergantian Menteri Keuangan dapat diikuti dengan penguatan dukungan fiskal bagi pemerintah daerah, khususnya melalui dana transfer.
Menurutnya, dana transfer seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan jenis transfer lainnya memiliki peran penting dalam mendukung kemampuan fiskal pemerintah daerah.
"Sebagai Kepala BPKAD Provinsi Sumatera Selatan, kami berharap di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan yang baru, dukungan terhadap fiskal daerah, terutama terkait DAU, DAK, dan dana transfer lainnya dapat diperkuat dan ditambah, atau minimal dikembalikan seperti sebelum pemotongan," kata Yossi.
Bagi Pemprov Sumsel, kebijakan fiskal pusat menjadi salah satu faktor yang turut menentukan ruang pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 2Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Senin 2 November 2026, Naik atau Turun?
- 3PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2 Kali Hari Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 4BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Anjlok Hari Ini, Termurah Tembus Rp13,5 Juta per Suku
- 6Daftar 28 Perusahaan dalam Job Fair Sumsel 2026, Ada Ritel Sampai Keuangan
- 7Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 8Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal dan Besaran Bantuannya di Sini
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







