Hati-Hati Jangan Terlalu Banyak Mengonsumsi Daging Kambing Secara Berlebihan, Ini Resikonya

AKURAT.CO SUMSEL Daging kambing merupakan salah satu jenis daging yang banyak digemari di berbagai negara. Rasanya yang khas dan teksturnya yang empuk menjadikannya favorit bagi banyak orang.
Meskipun daging kambing kaya akan nutrisi dan memberikan berbagai manfaat jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat, mengosumsi daging kambinf secara berlebihan dapat memberi dampak yang buruk bagi kesehatan.
Berikut 5 dampak mengosumsi daging kambing secara berlebihan bagi kesehatan:
1. Kolesterol Tinggi
Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kolesterol adalah kebiasaan mengonsumsi daging kambing secara berlebihan.
Daging kambing mengandung banyak lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar low density lipoprotein (LDL) dalam darah secara signifikan.
Konsumsi daging kambing dalam jumlah berlebihan harus diwaspadai karena dapat menyebabkan penumpukan plak lemak di pembuluh darah arteri. Hal ini meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke.
2. Penyakit Ginjal
Tingginya kandungan protein dalam daging kambing bisa memberikan tekanan ekstra pada ginjal. Mengonsumsi daging kambing secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal, termasuk batu ginjal dan gangguan fungsi ginjal.
Mereka yang memiliki riwayat penyakit ginjal sebaiknya membatasi konsumsi daging kambing.
3. Masalah Kesehatan Metabolik
Konsumsi daging kambing yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan metabolik.
Kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi dalam daging kambing dapat berdampak negatif terhadap resistensi insulin, yang pada gilirannya meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 dan sindrom metabolik.
Sindrom metabolik adalah suatu kondisi yang ditandai oleh kombinasi obesitas, tekanan darah tinggi, kadar gula darah yang tinggi, serta kadar lipid yang tidak normal.
Walaupun daging kambing dapat menjadi bagian dari diet yang sehat dan seimbang, konsumsinya secara berlebihan bisa membahayakan kesehatan.
Beberapa risiko kesehatan yang bisa muncul akibat terlalu banyak mengonsumsi daging kambing termasuk peningkatan kolesterol, gangguan pencernaan, risiko penyakit ginjal, peningkatan risiko kanker, dan masalah kesehatan metabolik.
4. Sembelit
Mengonsumsi daging kambing dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, salah satunya adalah sembelit. Hal ini terjadi karena daging kambing merupakan makanan rendah serat, yang dapat menghasilkan tinja bertekstur keras dan sulit untuk dikeluarkan.
Selain itu, tingginya kandungan protein dalam daging kambing membuatnya lebih sulit dicerna oleh tubuh, sehingga bisa mempengaruhi pergerakan usus, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
5. Meningkatkan Risiko Obesitas
Mengonsumsi daging kambing dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas. Meskipun daging kambing merupakan sumber protein hewani yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, kandungan kalorinya yang tinggi berpotensi menyebabkan penambahan berat badan jika dikonsumsi berlebihan tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup.
Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan dalam pola makan agar tetap sehat, termasuk dalam konsumsi daging kambing. (MG/CC Karisa Dwi Heria Rosa)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







