Mengenal Lyme Disease, Penyakit yang Diderita Bella Hadid Sejak Usia 16 Tahun

AKURAT.CO SUMSEL - Nama Bella Hadid kembali menjadi sorotan usai ia mengunggah kondisi kesehatan terbarunya di akun Instagram pribadinya @bellahadid.
Dalam postingan yang diunggah pada Rabu (17/9/2025) itu nampak membagikan beberapa momen saat dirinya menjalani perawatan di rumah sakit akibat penyakit Lyme atau Lyme Disease yang telah ia derita sejak usia 16 tahun.
Salah satu foto menunjukkan ia tampak berbaring di ranjang dan memakai infus.
Baca Juga: Mahasiswi Unsri Diduga Jadi Korban Kekerasan Sopir Travel, Kasus Dilaporkan ke Polisi
Sementara pada foto lainnya ia juga membagikan tangkapan pelangi, jendela kamar yang terbuka, momen saat bermain kartu, hingga santapan pizza dan tontonan film yang menemani dirinya selama menjalani perawatan kesehatan tersebut.
Lantas, apa itu Lyme disease yang sudah diderita Bella Hadid sejak belia?
Apa Itu Lyme Disease?
Baca Juga: Banyuasin Jadi Motor Pangan Sumsel, Produksi Padi Lampaui Karawang
Lyme disease merupakan penyakit akibat infeksi bakteri yang ditularkan melalui gigitan kutu.
Penyakit tersebut dapat menyebabkan nyeri sendi yang parah, kecemasan, kabut otak, kelelahan ekstrem, dan gejala-gejala lain yang dapat mengganggu berbagai sistem organ tubuh.
Kondisi ini bisa ditangani lebih mudah apabila terdeteksi sejak dini, sehingga penting untuk mengenali gejala awalnya.
Baca Juga: Nyamar Jadi Mahasiswa, Pencuri Motor di Unsri Palembang Nekat Kabur Lewat Rawa-Rawa
Gejala Penyakit Lyme
Salah satu tanda awal penyakit ini adalah munculnya ruam berbentuk lingkaran atau oval di sekitar area gigitan kutu.
Ruam ini biasanya muncul dalam waktu 1 hingga 4 minggu setelah gigitan, namun pada beberapa kasus bisa muncul hingga 3 bulan kemudian.
Baca Juga: Tertarik Program Makan Bergizi Gratis, Pria di Palembang Malah Jadi Korban Penipuan Rp 10 Juta
Ruam ini tidak selalu terasa gatal ataupun panas.
Selain ruam, penderita juga dapat mengalami gejala mirip flu seperti demam, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, serta rasa lelah yang berlebihan.
Risiko Penyakit Lyme
Baca Juga: Suami Siri Aniaya Ibu Muda Palembang Usai Rebutan Anak
Tidak semua kutu membawa bakteri penyebab penyakit lyme.
Kutu yang berisiko tinggi biasanya banyak ditemukan di area berumput dan berhutan.
Seperti wilayah Inggris bagian selatan hingga dataran tinggi Skotlandia.
Baca Juga: Jelang Hadapi Persiraja, Nilmaizar Ingatkan Pemain Fokus Sampai Peluit Panjang
Cara Mencegah dan Mengeluarkan Kutu
Risiko penularan bisa ditekan dengan menghindari gigitan kutu dan segera mengeluarkannya jika sudah menempel di kulit.
Caranya dengan menggunakan pinset ujung halus atau alat khusus penghapus kutu.
Sementara untuk menghindari gigitan kutu salah satu antisipasi yang bisa dilakukan adalah kenakan pakaian yang menutup tubuh dan celana panjang yang dimasukkan ke dalam kaus kaki.
Jangan lupa semprotkan obat antiserangga dengan kandungan DEET pada kulit dan pakaian. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 2PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2 Kali Hari Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 3BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 4Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Senin 2 November 2026, Naik atau Turun?
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Anjlok Hari Ini, Termurah Tembus Rp13,5 Juta per Suku
- 6Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 7Daftar 28 Perusahaan dalam Job Fair Sumsel 2026, Ada Ritel Sampai Keuangan
- 8Rekrutmen TNI AD 2027 Dibuka, Ini Jadwal Bintara dan Tamtama serta Cara Daftarnya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








