Cegah Kehamilan Tak Direncanakan, Ini Cara Efektif yang Bisa Diterapkan Suami Istri

AKURAT.CO SUMSEL Kehamilan seharusnya menjadi momen yang direncanakan dan disambut dengan kesiapan fisik, mental, dan finansial.
Namun, tidak sedikit pasangan suami istri yang menghadapi kehamilan tak terduga karena kurangnya informasi atau penggunaan kontrasepsi yang tidak tepat.
Untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan, para ahli kesehatan menyarankan sejumlah metode kontrasepsi yang dapat dipertimbangkan pasangan suami istri sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing.
1. Gunakan Alat Kontrasepsi Secara Konsisten dan Tepat
Salah satu penyebab utama kehamilan yang tidak direncanakan adalah penggunaan alat kontrasepsi yang tidak konsisten atau tidak sesuai petunjuk.
Pemakaian kondom, pil KB, atau alat kontrasepsi lainnya harus dilakukan secara teratur dan benar.
Misalnya, pil KB harus dikonsumsi pada waktu yang sama setiap hari. Sementara kondom harus digunakan sejak awal hingga akhir hubungan seksual.
2. Konsultasi dengan Dokter untuk Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
Bagi pasangan yang belum ingin memiliki anak dalam waktu dekat, metode kontrasepsi jangka panjang seperti IUD (spiral), implan, atau suntik KB bisa menjadi pilihan. Selain lebih praktis, efektivitasnya juga lebih tinggi.
Banyak pasangan muda yang tidak tahu bahwa IUD bisa bertahan hingga lima atau bahkan sepuluh tahun tergantung jenisnya.
Ini cocok bagi mereka yang ingin menunda kehamilan tanpa repot setiap hari.
3. Peran Aktif Suami dalam Penggunaan Kontrasepsi
Penting bagi suami untuk terlibat aktif dalam perencanaan keluarga, bukan hanya menyerahkan tanggung jawab kepada istri.
Suami bisa memilih menggunakan kondom sebagai bentuk kontribusi dalam menunda kehamilan.
Atau, jika sudah memiliki anak dan merasa cukup, vasektomi bisa menjadi alternatif yang permanen.
4. Edukasi dan Komunikasi Terbuka Kunci Utama
Selain menggunakan alat kontrasepsi, komunikasi terbuka antar pasangan mengenai rencana kehamilan sangat penting.
Tidak sedikit pasangan yang menghindari pembicaraan ini karena tabu atau malu, padahal perencanaan keluarga membutuhkan kesepakatan bersama.
5. Hindari Metode Tradisional yang Tidak Terbukti
Beberapa pasangan masih mengandalkan metode kalender atau sistem tarik keluar (coitus interruptus) yang dianggap alami.
Padahal, efektivitas metode ini rendah dan risiko kehamilan tetap tinggi.
Metode tradisional seringkali meleset karena siklus menstruasi wanita tidak selalu teratur.
Jika ingin aman, tetap gunakan kontrasepsi modern yang telah teruji klinis.
Dengan memahami dan menerapkan metode kontrasepsi secara tepat, pasangan suami istri dapat menghindari kehamilan yang tidak direncanakan dan lebih fokus membangun keluarga secara matang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 2Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Besok, Ini Tanda Bantuan Cair dan Masuk Rekening
- 3Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di India, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 4Lantik 23 Pejabat Pemkot Palembang, Ratu Dewa Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
- 5Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Ditutup 31 Oktober, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Masih Stagnan, Saatnya Beli?
- 7Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 8Ramalan Zodiak Leo Hari Ini Jumat 30 Oktober 2026, Percintaan hingga Karier Jadi Sorotan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu




