Siap-siap! Jalan Kolonel Atmo Palembang Bakal Disulap Jadi Wisata Malam Pedestarian UMKM Baru

AKURAT. CO SUMSEL - Masyarakat kota Palembang bersiap untuk menikmati pedestarian baru yang tengah disiapkan pemerintah.
Saat ini, Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan tengah menggandeng asosiasi pengusaha kue dan kuliner (Aspenku) serta asosiasi pengusaha pempek (Pempek) untuk membentuk kawasan pedestarian baru pelaku UMKM.
Rencananya, pedestarian akan dibuka dikaaasan Jalan Kolonel Atmo.
Baca Juga: Kasus DBD di Sumsel Tembus 4.130 Sepanjang 2025, Musim Hujan Picu Kenaikan
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, Jalan Kolonel Atmo dipilih sebagai alternatif pengganti kawasan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman yang saat ini sudah tidak lagi aktif.
Menurutnya, lokasi tersebut dinilai memiliki potensi strategis untuk dikembangkan sebagai ruang publik baru yang lebih tertata dan terkelola.
Lebih lanjut, pihaknya mengatakan kebijakan ini bisa menjadi solusi agar masyarakat Palembang tetap memiliki ruang publik yang nyaman, aman, dan terkelola.
Baca Juga: Terali Dirusak, Perlengkapan Sekolah Raib, SDN 196 Palembang Dibobol Lagi
Konsep Wisata Keluarga Pendongrak UMKM
Konsep pedestrian di Jalan Kolonel Atmo tidak hanya sekadar penutupan jalan dan aktivitas berjualan.
Akan teapi juga dirancang sebagai pusat interaksi warga, tempat rekreasi keluarga, sekaligus wadah promosi bagi pelaku UMKM lokal, khususnya bagi ektor kuliner.
Baca Juga: Emas Antam Ikut Melonjak Tajam, Berikut Rincian Daftar Harganya Hari Ini Senin 12 Januari 2026
Sudah Kantongi Izin dari Pemprov Sumsel
Ratu Dewa memastikan, Pemkot Palembang saat ini juga telah mengantongi izin dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mengelola kawasan Jalan Kolonel Atmo.
Dengan adanya izin tersebut, Pemkot memiliki kewenangan penuh untuk melakukan penataan, pengaturan aktivitas, hingga pengawasan kawasan pedestrian tersebut.
Baca Juga: Diduga Tipu 3.500 Member Akademi Crypto, Influencer Timothy Ronald Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Untuk saat ini, pemkot juga telah melakukan tahapan awal berupa peninjauan lokasi pedestarian melalui Asisten II Pemkot Palembang bersama Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang.
Regulasi Jelas dan Terstruktur
Dari sisi regulasi, Ratu Dewa menegaskan bahwa sejak awal harus ada kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab, terutama terkait pedagang kaki lima dan pelaku UMKM mikro yang akan berjualan.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Naik Lagi, Semakin Dekat Angka Rp15 Juta per Suku
Mulai dari pengelola PKL dan UMKM, keperluan identitas seperti ID Card untuk para pedagang, pengaturan kebersihan dan pengelolaan sampah hingga penataan parkir.
Ia berharap, dengan manajemen yang baik, pedestrian Jalan Kolonel Atmo bisa menjadi ikon baru wisata malam di Palembang, sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
Ragam Kuliner Wisata Malam
Baca Juga: Sumsel United Tembus Peringkat Dua Klasemen, Nilmaizar: Tetap Membumi, Tangga Masih Panjang
Di sisi lain, Ketua Aspenku Sumsel Yus Elisa mengatakan menyambut baik rencana Pemkot Palembang tersebut.
Pihaknya juga memastikan anggotanya siap berpartisipasi untuk mengisi kawasan pedestrian tersebut dengan beragam pilihan kuliner.
Mulai dari jajanan tradisional, kue khas daerah, hingga makanan kekinian yang diminati berbagai kalangan.
Terkait soal kapan pedestarian Jalan Kolonel Atmo akan dibuka, Yus membocorkan rencana nya akan berjalan setelah Lebaran Idul Fitri tahun 2026 nanti. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








