Sumsel

Olahan Durian Khas Palembang dengan Rasa Otentik Selain Tempoyak

St Shofia Munawaroh | 21 Januari 2026, 08:00 WIB
Olahan Durian Khas Palembang dengan Rasa Otentik Selain Tempoyak

AKURAT. CO SUMSEL - Kota Palembang dikenal sebagai surganya durian.

Jika sedang musimnya, buah dengan cita rasa manis dan legit ini akan sangat mudah ditemukan di pinggir-pinggir jalan dengan harga sangat terjangkau.

Salah satu sentra durian di Palembang ada di Pasar Kuto.

Baca Juga: Jasad Pria dalam Tandon Air di Muba Ternyata Korban Perampokan, Pelaku Diringkus Polisi

Di sini, para penjual bahkan menawarkan jaminan tukar durian jika pelanggan menemukan ada buah yang tidak bagus.

Selain dikonsumsi utuh, buah durian juga diolah menjadi beberapa sajian khas Palembang yang juga bisa dijadikan oleh-oleh.

Salah satu olahan durian khas Palembang yang paling terkenal yaitu tempoyak.

Baca Juga: Jumlah Kekayaan Wali Kota Madiun yang Fantastis Jadi Sorotan Usai Ditangkap KPK, Capai Rp16,9 Miliar

Yakni durian yang sudah melewati proses fermentasi biasanya disajikan sebagai lauk atau sambal.

Namun, ternyata tempoyak bukan satu-satunya olahan durian khas kota Pempek ini.

Berikut adalah beberapa olahan durian khas Palembang dengan rasa otentik yang juga bisa dijadikan oleh-oleh. 

Baca Juga: Sepanjang 2025, Dinkes Sumsel Catat 907 Kasus Baru HIV/AIDS, Palembang Penyumbang Terbanyak

1. Srikayo Durian

Srikayo Durian, si manis dan lembut yang memiliki nilai sejarah.

Kudapan ini terbuat dari olahan santan, daging buah durian, gula pasir dan juga telur dengan sedikit tambahan daun pandan dan daun suji sebagai penguat rasa.

Baca Juga: Asus Resmi Tinggalkan Bisnis Smartphone, Fokus ke PC dan Teknologi AI

Srikayo sendiri bukanlah sekadar makanan penutup biasa, melainkan sebuah cerminan dari sejarah dan kearifan lokal Palembang.

Dari beberapa literatur disebutkan, srikayo sering dihidangkan dalam upacara adat atau perayaan keagamaan, sebagai simbol keberkahan dan kegembiraan.

Namun, seiring berjalannya waktu, Srikayo menjadi populer di kalangan masyarakat Palembang sebagai camilan atau makanan penutup sehari-hari.

Baca Juga: Rincian Harga Emas Perhiasan Palembang Selasa 20 Januari 2026

2. Kolak Durian

Kolak durian di Palembang biasanya disantap bersama ketan dalam kondisi hangat ataupun dingin.

Kolak durian telah menjadi bagian dari tradisi dalam menyambut bulan Ramadan atau momen-momen istimewa seperti lebaran. 

Baca Juga: Sering Aktivitas Outdoor? Ini Tips Jitu Atasi Muka Berminyak dan Kusam agar Tetap Segar

3. Lempok Durian

Lempok durian adalah sejenis dodol yang terbuat dari durian, gula, dan santan.

Bahan-bahan tersebut dicampur kemudian dimasak hingga menjadi adonan yang kental dan berwarna coklat keemasan.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan 2026, Pemprov Sumsel Siapkan Gerakan Pasar Murah

Lempok durian memiliki rasa yang khas, perpaduan manis dan gurih dengan sedikit aroma durian.

Lempok durian biasanya dinikmati dengan cara dipotong-potong dan disajikan dengan es atau susu. 

Karena dikemas ekonomis dan tahan lama, lempok juga bisa dijadikan oleh-oleh Palembang bagi Anda yang bosan dengan pempek atau tekwan. (*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.