Sumsel

Pinjam Motor Alasan Ada Pekerjaan, Teman di Palembang Malah Bawa Pergi dan Gadaikan

Deny Wahyudi | 21 September 2026, 15:56 WIB
Pinjam Motor Alasan Ada Pekerjaan, Teman di Palembang Malah Bawa Pergi dan Gadaikan
Korban saat membuat laporan polisi.

AKURAT.CO SUMSEL Arief Rachman Hakim (36), warga Perum Bukit Hijau, Kecamatan Rambutan, Banyuasin, harus kehilangan sepeda motor setelah kendaraan miliknya dipinjam seorang teman.

Motor Honda Supra 125 milik Arief diduga digelapkan oleh temannya berinisial DP. Kasus tersebut kemudian dilaporkan Arief ke Polrestabes Palembang, Senin (21/9/2026).

Peristiwa bermula saat DP mendatangi tempat kerja Arief di Jalan Jenderal A Yani, tepatnya kawasan RKU Komputer, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Kepada Arief, DP mengaku hendak menggunakan sepeda motor tersebut untuk keperluan pekerjaan di luar.

Karena sudah mengenal dan menganggap DP sebagai teman, Arief kemudian menyerahkan kunci motornya.

Baca Juga: CCTV Ungkap Maling Motor di Palembang 3 Kali Pantau Parkiran Sebelum Beraksi

"Terlapor ini teman saya pak. Awalnya dia mendatangi tempat kerja saya. Lalu meminjam motor dengan adanya pekerjaan di luar," kata Arief saat membuat laporan.

Namun, hingga sore hari, motor tersebut tidak kunjung dikembalikan.

DP justru kembali menjemput Arief di tempat kerjanya dengan menggunakan sepeda motor lain.

Saat ditanya mengenai motornya, DP menyebut kendaraan tersebut telah disita keluarganya karena dirinya memiliki utang.

Arief yang saat itu percaya dengan penjelasan tersebut memilih menunggu.

"Saya tanya pak motor saya ke mana, dia bilang disita keluarga karena dia punya utang. Saya percaya saja," ujarnya.

Kecurigaan Arief mulai muncul setelah beberapa waktu motor tersebut belum juga dikembalikan.

Ia kembali menanyakan keberadaan kendaraannya kepada DP. Kali ini, jawaban yang diterimanya berbeda.

DP disebut mengaku sepeda motor milik Arief telah digadaikan kepada orang lain tanpa seizin pemilik.

"Oleh itulah pak saya melapor ke sini karena saya sudah menjadi korban penggelapan motor," kata Arief.

Motor yang dilaporkan hilang tersebut merupakan Honda Supra 125 tahun 2017 berwarna merah hitam dengan nomor polisi BG 6310 JAO.

Akibat kejadian tersebut, Arief mengaku mengalami kerugian sekitar Rp12,5 juta.

Pamapta Piket SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Andi, membenarkan adanya laporan dugaan penggelapan sepeda motor t

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia